This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Ihwadi, Ahjun (2026) Fenomena tagar #kaburajadulu sebagai ekspresi kekecewaan sosial: analisis hadis riwayat ad-Dārimī no. 2557 melalui pendekatan maʿānī al-ḥadīs. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Ahjun Ihwadi_07040522070.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Ahjun Ihwadi_07040522070_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 9 April 2029. Download (2MB) |
Abstract
Fenomena tagar #KaburAjaDulu yang berkembang di media sosial merupakan bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, seperti ketidakadilan, terbatasnya kesempatan kerja, serta menurunnya kepercayaan terhadap kepemimpinan. Dalam perspektif Islam, kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keadilan, sebagaimana tercermin dalam hadis Nabi. Salah satu hadis yang membahas hal tersebut adalah hadis riwayat Sunan ad-Dārimī No. 2557 yang menjelaskan bahwa seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya di hadapan Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sanad dan tingkat kehujjahan hadis riwayat ad-Dārimī No. 2557 serta memahami maknanya melalui pendekatan Ma‘ānī al-ḥadīs dan relevansinya dengan fenomena sosial #KaburAjaDulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan meliputi takhrij hadis, analisis sanad melalui pendekatan jarḥ wa ta‘dīl dan i‘tibār sanad, serta analisis matan menggunakan pendekatan Ma‘ānī al-ḥadīs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat ad-Dārimī No. 2557 memiliki sanad yang bersambung dan para perawinya dinilai tsiqah oleh para ulama jarḥ wa ta‘dīl. Selain itu, hadis tersebut juga memiliki jalur periwayatan pendukung dalam beberapa kitab hadis lain sehingga memperkuat kedudukannya sebagai hadis yang dapat diterima. Melalui pendekatan Ma‘ānī al-ḥadīs, hadis ini menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan keadilan dan tanggung jawab. Dalam konteks fenomena #KaburAjaDulu, hadis ini memberikan perspektif moral bahwa kekecewaan sosial masyarakat dapat muncul ketika nilai-nilai keadilan dalam kepemimpinan belum sepenuhnya terwujud.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Anak | ||||||||
| Keywords: | Hadis kepemimpinan; Sunan ad-Dārimī; ma‘ānī al-ḥadīs; tanggung jawab pemimpin; #KaburAjaDulu | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | ahjun ihwadi | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 02:51 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Apr 2026 02:51 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
