This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Amami, Chubby Nur Fadhilatul (2026) Pemenuhan hak anak pekerja migran Indonesia: analisis normatif-psikologis terhadap kasus anak yang diasuh bapak kandung di Desa Kebonagung Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Chubby Nur Fadhilatul Amami_05020122048.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Chubby Nur Fadhilatul Amami_05020122048_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 10 April 2029. Download (2MB) |
Abstract
Fenomena pekerja migran perempuan yang bekerja di luar negeri menimbulkan perubahan struktur pengasuhan dalam keluarga, khususnya ketika anak ditinggalkan dan diasuh oleh bapak kandung. Kondisi ini memunculkan persoalan mengenai terpenuhi atau tidaknya hak anak, baik hak pengasuhan, kasih sayang, pendidikan, maupun perlindungan emosional. Dalam praktiknya, masyarakat masih memandang pengasuhan sebagai peran ibu sehingga ketika bapak mengambil alih, muncul dinamika psikologis dan sosial tertentu pada anak maupun keluarga. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini merumuskan dua permasalahan, yaitu: bagaimana pengasuhan bapak kandung terhadap anak pekerja migran di Desa Kebonagung Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, serta bagaimana analisis psikologi dan hukum islam terhadap pemenuhan hak anak yang diasuh oleh bapaknya tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap keluarga pekerja migran perempuan, anak, serta pihak terkait di Desa Kebonagung. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan dengan mengkaji fakta lapangan menggunakan perspektif psikologi perkembangan anak serta hukum islam, khususnya konsep tanggung jawab orang tua terhadap anak dan kemaslahatan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bapak kandung berperan sebagai pengasuh utama yang menjalankan fungsi pemenuhan kebutuhan fisik seperti makan, pendidikan, dan kesehatan, namun pada aspek emosional dan komunikasi masih belum optimal karena keterbatasan keterampilan pengasuhan dan beban kerja. Dari perspektif psikologi, anak cenderung tetap berkembang secara sosial namun sebagian mengalami kebutuhan afeksi yang tidak sepenuhnya terpenuhi sehingga memunculkan sikap mandiri prematur atau kedekatan emosional yang berbeda dengan anak yang diasuh ibu. Dalam perspektif hukum islam, pengasuhan oleh bapak kandung tetap sah dan sesuai karena tanggung jawab pemeliharaan anak merupakan kewajiban kedua orang tua, namun pemenuhan hak anak harus meliputi pemeliharaan fisik, pendidikan, dan kasih sayang secara seimbang. Apabila aspek emosional terabaikan, maka belum sepenuhnya memenuhi prinsip kemaslahatan anak. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan peningkatan pemahaman pengasuhan bagi bapak kandung melalui edukasi parenting, peran keluarga besar sebagai pendukung emosional anak, serta perhatian pemerintah desa dalam pembinaan keluarga pekerja migran. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam kajian hukum islam dan psikologi keluarga mengenai pola pengasuhan alternatif dalam keluarga migran, serta mendorong kebijakan perlindungan anak yang lebih responsif terhadap kondisi keluarga pekerja migran.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Anak Psikologi > Psikologi Anak Orang tua dan Anak |
||||||||
| Keywords: | Pekerja migran; anak; pengasuhan | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | Chubby Nur Fadhilatul Amami | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 06:16 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Apr 2026 06:16 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89608 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
