Analisis akad ijārah dalam praktik sewa lahan pertanian Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik dengan sistem pembayaran gabah hasil panen

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sirojuddin, Muhammad (2026) Analisis akad ijārah dalam praktik sewa lahan pertanian Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik dengan sistem pembayaran gabah hasil panen. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Sirojuddin_05040222137.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Muhammad Sirojuddin_05040222137_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik sewa lahan pertanian di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, yang menggunakan sistem pembayaran berupa gabah hasil panen. Sistem tersebut diterapkan sebagai solusi atas keterbatasan modal yang dimiliki oleh petani penyewa. Namun, dalam pelaksanaannya sering terjadi wanprestasi, di mana hak pemilik lahan tidak terpenuhi akibat hasil panen yang tidak sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad ijārah dalam praktik sewa lahan pertanian dengan sistem pembayaran gabah hasil panen serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum empiris (socio-legal approach). Data diperoleh melalui observasi, wawancara langsung dengan pemilik lahan dan penyewa, serta dokumentasi dan studi literatur. Pendekatan ini dipilih untuk menelaah bagaimana konsep akad ijārah tidak hanya diterapkan secara normatif dalam teks hukum Islam, tetapi juga dipraktikkan dalam konteks sosial ekonomi masyarakat desa. Data dianalisis dengan metode deskriptif analitis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara induktif guna memperoleh gambaran objektif terkait pelaksanaan akad ijārah di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Sistem sewa-menyewa lahan sawah di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, berlangsung berdasarkan kesepakatan antara pemilik dan penyewa dengan pembayaran menggunakan hasil panen berupa gabah. Dalam panen baik, penyewa dapat menghasilkan sekitar 15 kuintal gabah per tahun, sedangkan pada panen kurang optimal hanya sekitar 4 kuintal. Ketika hasil menurun, penyewa sering menunggak sewa sebesar 6 kuintal gabah per tahun dan melunasinya pada musim berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar masyarakat Desa Jogodalu meningkatkan pemahaman terhadap prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah, khususnya terkait akad ijārah. Praktik sewa ini secara umum telah memenuhi rukun dan syarat ijārah menurut hukum Islam. Namun, terdapat ketimpangan dalam penetapan ujrah, karena seluruh risiko gagal panen ditanggung penyewa, sementara pemilik lahan tetap menerima bagiannya. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi agar mekanisme ujrah lebih adil dan proporsional sesuai prinsip al-‘adl dan menghindari unsur gharar, sehingga akad ijārah mencerminkan keadilan sosial dan nilai ekonomi Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sirojuddin, Muhammadsangartepong@gmail.com05040222137
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorDimyati, Dimyatidimyati@uinsby.ac.id2026087702
Subjects: Ekonomi Islam
Jual Beli
Muamalat Muamalah
Keywords: Lahan pertanian; gharar; ijarah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Muhammad Sirojuddin
Date Deposited: 16 Apr 2026 04:57
Last Modified: 16 Apr 2026 04:57
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89645

Actions (login required)

View Item View Item