This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Putri, Dita Julia (2026) Analisis yuridis penerapan restitusi sebagai upaya pemulihan hak anak korban tindak pidana ditinjau dari hukum positif di Indonesia: studi putusan nomor 297/pid.b/2023/PN Jkt.Sel. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Dita Julia Putri_05010722007 full.pdf Restricted to Repository staff only until 10 April 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Dita Julia Putri_05010722007.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi anak yang sangat rentan menjadi korban tindak pidana, terutama dalam kasus penganiayaan berat yang menimbulkan dampak fisik dan psikis permanen. Meskipun hukum di Indonesia telah mengatur hak ganti rugi (restitusi) melalui UU Perlindungan Anak serta UU Perlindungan Saksi dan Korban, namun dalam pelaksanaannya sering terjadi hambatan berupa belum adanya standar baku untuk menghitung kerugian jangka panjang korban serta sulitnya menyita aset pelaku untuk membayar restitusi tersebut. Putusan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel menjadi sorotan penting karena hakim menetapkan nilai restitusi yang besar, yakni Rp25,14 miliar, dengan mempertimbangkan biaya kebutuhan masa depan korban. Berdasarkan hal tersebut, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana pengaturan restitusi untuk pemulihan hak anak korban tindak pidana menurut hukum positif di Indonesia serta bagaimana penerapan restitusi bagi anak korban dalam Putusan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel dan apa saja pertimbangan hukum hakim dalam menetapkannya. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus terhadap Putusan PN Jakarta Selatan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel, serta pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer yang mencakup peraturan perundang- undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder yang bersumber dari buku-buku hukum dan jurnal ilmiah. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk menjawab permasalahan hukum yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan restitusi dalam hukum Indonesia sebenarnya sudah memiliki landasan kuat melalui UU PSK, PP Nomor 43 Tahun 2017, dan Perma Nomor 1 Tahun 2022, namun masih ada kekurangan aturan teknis mengenai cara menghitung biaya perawatan di masa depan. Dalam Putusan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel, hakim melakukan terobosan hukum dengan mengikuti perhitungan dari LPSK yang memproyeksikan biaya pengobatan seumur hidup korban secara rinci. Selain itu, hakim bertindak progresif dengan memerintahkan pelelangan barang bukti milik terdakwa untuk memastikan restitusi benar-benar terbayar dan tidak sekadar menjadi hukuman di atas kertas. Putusan ini menunjukkan pergeseran penegakan hukum yang lebih mengutamakan pemulihan hak dan kepentingan terbaik bagi anak. Saran dalam penelitian ini adalah agar pemerintah dan DPR segera membuat aturan atau memperbarui PP Nomor 43 Tahun 2017 guna menetapkan rumus baku penghitungan restitusi masa depan agar ada kepastian hukum bagi korban lain. Selain itu, perlu dibentuk mekanisme dana bantuan korban (Victim Trust Fund) sebagai cadangan jika pelaku benar-benar tidak memiliki harta benda, sehingga negara tetap bisa menjamin pemulihan korban. Bagi aparat penegak hukum, diharapkan lebih aktif melacak aset pelaku sejak tahap awal penyidikan dan konsisten mencantumkan perintah penyitaan serta lelang aset dalam putusan, agar hak anak korban tindak pidana dapat terpenuhi secara nyata dan tepat.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Anak Hukum > Hukum Peradilan |
||||||||
| Keywords: | Analisis yuridis; hak anak; tindak pidana; hukum positif | ||||||||
| Depositing User: | Dita Julia Putri | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 06:19 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Apr 2026 06:19 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
