This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Afsyor, Ahmad Cholil (2026) Sejarah dan dinamika Republik Islam Modern Iran (1979-2025). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Ahmad Cholil Afsyor_03020222020 OK.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Ahmad Cholil Afsyor_03020222020 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 6 May 2029. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang sejarah dan dinamika Republik Islam Iran sejak Revolusi Iran tahun 1979 hingga perkembangan kontemporer pada tahun 2025. Fokus penelitian ini mencakup tiga rumusan masalah utama, yaitu: (1) bagaimana latar belakang terbentuknya Republik Islam Iran pada tahun 1979, (2) Perkembangan Sistem Pemerintahan Republik Islam Iran Dari Masa Ayatollah Khomeini (1979–1989) Hingga Ayatollah Ali Khamenei (1989–2025), serta (3) Kesinambungan, Perubahan, Dan Tantangan Internal dan Eksternal Yang Dihadapi Sistem Republik Islam Iran Modern Sepanjang 1979-2025.Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan berupa buku, artikel ilmiah, arsip digital, serta laporan internasional yang relevan dengan perkembangan politik Iran. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah politik dengan kerangka teori kesinambungan dan perubahan (continuity and change) untuk menganalisis transformasi struktur negara Iran dari monarki ke sistem republik teokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuknya Republik Islam Iran dipengaruhi oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap rezim monarki Pahlavi, dominasi Barat, serta peran ulama Syiah dalam mobilisasi massa revolusioner. Pada masa Khomeini, terjadi konsolidasi kekuasaan melalui pembentukan institusi politik berbasis konsep Wilayatul Faqih, Islamisasi lembaga negara, serta pembentukan Garda Revolusi sebagai kekuatan militer ideologis. Pada masa Ali Khamanei, sistem politik Iran menunjukkan kesinambungan ideologis, namun mengalami perubahan dalam strategi politik luar negeri, penguatan militer, serta adaptasi terhadap sanksi ekonomi dan tekanan internasional. Hingga tahun 2025, Republik Islam Iran tetap bertahan sebagai negara teokratis dengan struktur kekuasaan yang relatif stabil meskipun menghadapi tantangan eksternal berupa sanksi ekonomi, konflik regional, dan infiltrasi intelijen asing.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Ideologi Politik Negara Islam Sejarah Peradaban Islam |
||||||||||||
| Keywords: | Politik Islam; Republik Islam Iran; Wilayatul Faqih | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Ahmad Cholil Afsyor | ||||||||||||
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 06 May 2026 02:14 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90470 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
