Transformasi emosional dan spiritualitas narapidana tindak kekerasan di rutan perempuan kelas IIA Surabaya: studi fenomenologis dalam prespektif ESQ Ary Ginanjar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Firdiana, Nuril (2026) Transformasi emosional dan spiritualitas narapidana tindak kekerasan di rutan perempuan kelas IIA Surabaya: studi fenomenologis dalam prespektif ESQ Ary Ginanjar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nuril Firdiana_07020622047.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Nuril Firdiana_07020622047_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena narapidana perempuan pelaku tindak kekerasan di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya yang mengalami dinamika emosional dan spiritual yang kompleks selama masa penahanan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pengalaman emosional dan spiritual narapidana tersebut, bagaimana proses transformasinya ditinjau melalui perspektif Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Ary Ginanjar Agustian, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses perubahan diri narapidana dari kondisi krisis menuju pemaknaan hidup yang lebih utuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologis. Lokasi penelitian berada di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya dengan melibatkan empat orang informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti tahapan analisis fenomenologis yang meliputi transkripsi verbatim, pembacaan berulang, pengelompokan unit makna, penentuan tema utama, serta interpretasi menggunakan kerangka ESQ Ary Ginanjar Agustian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase awal penahanan, narapidana mengalami dominasi emosi negatif seperti penyesalan, rasa bersalah yang mendalam, dan kesedihan akibat keterpisahan dengan keluarga. Proses transformasi emosional dan spiritual berlangsung secara bertahap melalui tahapan Zero Mind Process yang ditandai dengan kesadaran diri dan penerimaan kondisi, Mental Building yang ditandai dengan pengendalian emosi serta peningkatan aktivitas reflektif dan spiritual, hingga Mission Character Building yang ditandai dengan kemampuan memaknai pengalaman hidup secara positif dan integrasi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Para informan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola emosi, ketenangan batin, serta menjadikan spiritualitas sebagai mekanisme koping utama dalam menghadapi tekanan selama masa penahanan. Saran dari penelitian ini secara akademik adalah agar penelitian selanjutnya dapat menggunakan pendekatan longitudinal atau metode campuran (mixed methods) untuk memperoleh gambaran transformasi yang lebih berkelanjutan. Secara praktis, disarankan agar pihak Rutan memperkuat program pembinaan yang mengintegrasikan aspek psikospiritual serta meningkatkan pelatihan berbasis empati bagi petugas pembina agar proses rehabilitasi narapidana dapat berlangsung lebih efektif dan humanis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Firdiana, Nurilnurilfirdiana@gmail.com07020622047
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSuhermanto, Suhermantosuhermanto.jafar@gmail.com2020086701
Subjects: Psikologi Islam
Psikoterapi > Psikoterapi Islam
Spiritualisme
Keywords: Transformasi emosional; transformasi spiritual; narapidana perempuan; emotional spiritual quotient (ESQ)
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Nuril Firdiana
Date Deposited: 15 Jun 2026 07:47
Last Modified: 15 Jun 2026 07:47
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91146

Actions (login required)

View Item View Item