This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Aliefya, Nisha (2026) Distribusi dan potensi jalur perpindahan mikroplastik pada ekosistem Lamun di Perairan Tunggul Paciran. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Nisha Aliefya_09040422064 full.pdf Restricted to Repository staff only until 22 June 2029. Download (5MB) |
|
|
Text
Nisha Aliefya_09040422064.pdf Download (5MB) |
Abstract
Pencemaran mikroplastik di wilayah pesisir menjadi permasalahan lingkungan yang dapat memengaruhi kestabilan ekosistem lamun dan organisme yang hidup di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi mikroplastik berdasarkan karakteristik dan kelimpahan pada setiap komponen ekosistem lamun serta mengkaji potensi jalur perpindahan mikroplastik antar komponen di Perairan Tunggul, Paciran. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling pada tiga stasiun yang mewakili kondisi ekosistem lamun di lokasi penelitian. Sampel yang dianalisis meliputi air laut, sedimen, lamun (Enhalus acoroides), ikan baronang (Siganus canaliculatus), dan kerang dara (Anadara granosa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh komponen ekosistem lamun. Karakteristik mikroplastik didominasi oleh bentuk fiber, warna hitam, dan ukuran kecil terutama pada rentang 40–60 µm. Kelimpahan mikroplastik pada komponen lingkungan ditemukan pada air laut sebesar 18,67 ± 3,79 partikel/L, sedangkan pada sedimen sebesar 0,20 ± 0,02 partikel/gram dan lamun sebesar 3,33 ± 1,01 partikel/gram. Pada biota, kelimpahan mikroplastik pada kerang dara berkisar antara 1,67–1,75 partikel/gram dan ikan baronang sebesar 1,46–1,70 partikel/gram. Potensi jalur perpindahan mikroplastik pada ekosistem lamun di Perairan Tunggul ditunjukkan oleh kesamaan karakteristik mikroplastik yang ditemukan pada air laut, sedimen, lamun, ikan baronang, dan kerang dara. Dominasi bentuk fiber, warna hitam, serta ukuran mikroplastik yang relatif serupa pada berbagai komponen mengindikasikan adanya potensi perpindahan mikroplastik dari media lingkungan menuju organisme yang berasosiasi dengan ekosistem lamun. Jalur perpindahan mikroplastik diduga berlangsung dari air laut sebagai media pembawa partikel menuju sedimen melalui proses pengendapan dan menuju lamun melalui proses penjeratan partikel pada permukaan daun. Selanjutnya, mikroplastik berpotensi berpindah ke ikan baronang melalui konsumsi lamun yang terkontaminasi serta ke kerang dara melalui aktivitas filter feeding terhadap partikel yang terdapat di kolom perairan dan sedimen. Di sisi lain, nilai Trophic Transfer Factor (TTF) ikan baronang-lamun seluruhnya berada di bawah 1. Hasil tersebut mengindikasikan tidak terjadi bioakumulasi mikroplastik pada tingkat trofik yang diamati. jumlah mikroplastik yang terakumulasi dalam tubuh ikan baronang lebih rendah dibandingkan yang terdapat pada lamunTemuan ini memberikan informasi penting mengenai pola distribusi dan jalur perpindahan mikroplastik di ekosistem lamun yang dapat menjadi dasar dalam pengelolaan wilayah pesisir, pengendalian sumber pencemar plastik, serta upaya konservasi ekosistem lamun untuk mendukung keberlanjutan sumber daya perairan pesisir.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Biologi Ilmu Kelautan Ekologi |
||||||||||||
| Keywords: | Mikroplastik; ekosistem Lamun; distribusi; mikroplastik | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Depositing User: | Nisha Aliefya | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 09:10 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 09:10 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91389 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
