Sharh Ishari Hadis-Hadis Sufistik dalam Kitab al-Muntakhabat Karya KH. Asrori Al-Ishaqi: studi analisis menggunakan Teori Ma’ani Ishariyyah Zayn al-’Idrus

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Umar, Atho’illah (2026) Sharh Ishari Hadis-Hadis Sufistik dalam Kitab al-Muntakhabat Karya KH. Asrori Al-Ishaqi: studi analisis menggunakan Teori Ma’ani Ishariyyah Zayn al-’Idrus. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Atho’illah Umar_01040122023 OK.pdf

Download (9MB)
[img] Text
Atho’illah Umar_01040122023 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 September 2029.

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini membahas pendekatan ma‘ani ishariyyah (makna isyarat/ batin) dalam pensyarahan hadis karya KH. Ahmad Asrori al-Ishaqi, seorang mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah al-Utsmaniyah al-Ishaqiyah, dalam kitabnya al- Muntakhabat fī Rabiṭat al-Qalbiyyah wa Ṣilat al-Ruhiyyah. Latar belakang penelitian ini adalah dominasi pendekatan zahir-tekstual-linguistik dalam studi syarah hadis, sementara pendekatan batin (isharī) yang berakar pada pengalaman spiritual (dhawq) masih jarang dikaji secara sistematis, khususnya dalam konteks ulama Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kualitas hadis-hadis sufistik yang disyarahi dalam kitab al-Muntakhabat; (2) mengungkap implementasi corak dan ‘alāqah makna ishari Kiai Asrori menurut perspektif Zayn al-‘Idrus; serta (3) mengeksplorasi implikasi syarah ishari terhadap tasawuf amali akhlaki dan spiritualitas individual maupun komunal. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi takhrij al- ḥadīth, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis isi, deskriptif, induktif, dan komparatif dengan kerangka teori ilmu syarah hadis dan teori ma‘ānī ishāriyyah dari Zayn al-‘Idrus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan variasi kualitas sanad hadis dan variasi redaksi matan pada hadis-hadis yang dikaji, pendekatan ishari Kiai Asrori tidak menafikan makna zahir hadis, melainkan melengkapinya dengan dimensi batin yang bersumber dari penyucian jiwa dan pengalaman spiritual dan kedua makna Zahir dan batin (ishari) yang dapat dikorelasikan dengan perangkat korelator (rabit, ‘alaqah) sesuai teori ma‘anī ishariyyah dari Zayn al-‘Idrus, dan pemakanaan ishari Kiai Asrori dapat dianalisis dan dieksplorasi ke dalam kehidupan individual dan komunal dalam bingkai tasawuf akhlaki. Implikasi teoretik penelitian ini adalah memperkaya khazanah ilmu syarah hadis dengan mengakomodasi pendekatan batin sebagai bagian yang sahih dan metodologis, serta menempatkan tradisi intelektual Islam Nusantara dalam peta kajian hadis global.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Umar, Atho’illaha.umar@uinsa.ac.id01040122023
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIdri, Idriidri_idr@yahoo.co.id2002016701
Thesis advisorGhozi, Ghozighozi.ichsan@uinsby.ac.id2019107701
Subjects: Hadis
Keywords: Asrori; syarah hadis; sharh ishari; ma‘ani ishariyah; al-Muntakhabat; tasawuf; Zayn al-’Idrus
Divisions: Program Doktor > Studi Islam
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 22 Jun 2026 06:10
Last Modified: 22 Jun 2026 06:10
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91474

Actions (login required)

View Item View Item