Pemodelan dispersi dan estimasi produksi emisi gas metana (CH4) dari kegiatan landfilling di TPA gunung Panggung Tuban

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rosyidah, Yuyun Ainur (2026) Pemodelan dispersi dan estimasi produksi emisi gas metana (CH4) dari kegiatan landfilling di TPA gunung Panggung Tuban. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yuyun Ainur Rosyidah_09010522017.pdf

Download (30MB)
[img] Text
Yuyun Ainur Rosyidah_09010522017_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2029.

Download (30MB) | Request a copy

Abstract

Timbulan sampah di TPA Gunung Panggung Tuban didominasi oleh sampah organik yang berpotensi terdekomposisi secara anaerobik menghasilkan CH4 dengan potensi pemanasan global 84 kali lebih besar dibanding CO2. Meskipun TPA Gunung Panggung Tuban telah dilengkapi sistem pipa penangkap gas, kondisi beberapa pipa yang terbuka dan tidak saling terhubung menyebabkan CH4 berpotensi terlepas langsung ke atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis timbulan, densitas, dan komposisi sampah di TPA Gunung Panggung Tuban, mengestimasi produksi emisi CH4 menggunakan pemodelan LandGEM dan IPCC, memodelkan pola dispersinya, serta memberikan strategi bentuk pengendalian penyebaran emisi CH4. Estimasi produksi emisi CH4 dilakukan menggunakan dua pemodelan yaitu LandGEM dan IPCC, sedangkan pemodelan dispersi menggunakan AERMOD dengan input laju emisi dari model IPCC pada tahun penutupan TPA (2028) serta model LandGEM pada tahun penutupan TPA, tahun ke-1, ke-5, dan ke-10 setelah penutupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah TPA Gunung Panggung Tuban sebesar 0,123 kg/orang/hari dengan densitas sebesar 244,9675 kg/m3 dan komposisi sampah terbesar berupa sampah makanan sebesar 59,41%. Estimasi produksi emisi CH4 menggunakan model LandGEM menghasilkan 4,711 Gg/tahun, sedangkan IPCC sebesar 3,59287 Gg/tahun. Pemodelan dispersi AERMOD menunjukkan bahwa konsentrasi maksimum simulasi 1 jam pada tahun penutupan TPA mencapai 103.412,01 µg/m3 dan 65.014 µg/m3 berdasarkan IPCC. Konsentrasi emisi CH4 mencapai puncak pada tahun ke-1 pasca penutupan, kemudian menurun hingga tahun ke-10. Strategi pengendalian yang direkomendasikan meliputi perbaikan sistem penangkap gas, open flame flare, odor control melalui penutupan permukaan timbunan menggunakan tanah penutup, geomembran, dan biocover, serta pemanfaatan CH4 melalui waste-to-energy (WtE) baik secara termal maupun non- termal.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rosyidah, Yuyun Ainuryuyunrosyidah851@gmail.com09010522017
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAuvaria, Shinfi Waznashinfiwazna@uinsa.ac.id2028038601
Thesis advisorUtama, Teguh Tarunautama.teguh87@uinsby.ac.id2002058704
Subjects: Teknik Lingkungan
Keywords: AERMOD; dispersi; estimasi CH4; IPCC; LandGEM
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Tehnik Lingkungan
Depositing User: Yuyun Ainur Rosyidah
Date Deposited: 30 Jun 2026 07:21
Last Modified: 30 Jun 2026 07:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92068

Actions (login required)

View Item View Item