Implikatur dalam dinamika emosional tokoh pada cerpen karya Teguh Winarsho

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Anggraeni, Pradina Anugrah (2025) Implikatur dalam dinamika emosional tokoh pada cerpen karya Teguh Winarsho. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Pradina Anugrah Anggraeni_03020421056.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Pradina Anugrah Anggraeni_03020421056_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 March 2028.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerpen “Maaf, Aku Ingin Membunuhmu” dan “Adzan di Kota Kami” karya Teguh Winarsho yang memanfaatkan implikatur untuk memperdalam dinamika emosional tokoh. Oleh karena itu, dalam studi ini penulis akan menjawab rumusan masalah dalam penelitian yaitu (1) bagaimana jenis implikatur dalam dinamika emosional tokoh pada cerpen karya Teguh Winarsho dan (2) bagaimana fungsi implikatur dalam dinamika emosional tokoh pada cerpen karya Teguh Winarsho. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memperoleh deskripsi yang jelas dan sistematis mengenai makna tersirat (implikatur). Data yang dikumpulkan berupa teks, meliputi kalimat, frasa, dan kata dalam narasi serta dialog pada cerpen. Analisis dilanjutkan dengan mengidentifikasi kutipan dialog dan narasi yang berpotensi mengandung jenis implikatur menurut Grice, baik konvensional maupun nonkonvensional serta fungsi implikatur menurut Searle yang meliputi asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Selanjutnya, terungkap bagaimana jenis dan fungsi implikatur berkontribusi pada pemahaman dinamika emosional tokoh dalam cerpen. Hasil studi menunjukkan bahwa jenis implikatur dalam cerpen karya Teguh Winarsho, “Maaf, Aku Ingin Membunuhmu” dan “Adzan di Kota Kami”, terdiri dari 20 data implikatur nonkonvensional yang dominan karena sering kali muncul menggunakan strategi linguistik dalam narasi dan dialog seperti pemilihan kata, penggunaan metafora, repetisi, sindirian, konotasi, pertanyaan retoris yang dapat dipahami berdasarkan konteks cerita, sehingga memungkinkan eksplorasi emosi tokoh yang lebih kompleks seperti keputusasaan, kecemasan, ketakutan, kekecewaan, maupun frustrasi, sedangkan implikatur konvensional ditemukan 4 data yang digunakan untuk merepresentasikan emosi tertentu, seperti kemarahan, kehampaan, maupun kecintaan yang dapat dipahami secara langsung tanpa memerlukan konteks atau interpretasi mendalam karena maknanya sudah melekat pada kata dan frasa itu sendiri. Sementara itu, fungsi implikatur yang ditemukan meliputi asertif (3 data), direktif (2 data), ekspresif (14 data), komisif (4 data), dan deklaratif (1 data). Dominasi fungsi ekspresif mencerminkan pentingnya emosi seperti kebencian, kesedihan, dan kerinduan dalam membangun dinamika emosional tokoh, sedangkan fungsi asertif, direktif, komisif, dan deklaratif mendukung pengungkapan perasaan tokoh secara lebih spesifik.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Anggraeni, Pradina Anugrahpradinaanugrah13@gmail.com0302042156
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRumilah, Sitist.rumilah@gmail.com2012077601
Subjects: Linguistik
Keywords: implikatur; dinamika emosional tokoh; cerpen
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Pradina Anugrah
Date Deposited: 18 Mar 2025 05:08
Last Modified: 18 Mar 2025 05:09
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/78914

Actions (login required)

View Item View Item