This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Lailiyah, Nishfatul (2025) Strategi guru dalam mengatasi perilaku perundungan (bullying) pada siswa di MIN 1 kota Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
![]() |
Text
Nishfatul Lailiyah_06040721121.pdf Download (5MB) |
![]() |
Text
Nishfatul Lailiyah_06040721121_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 20 March 2028. Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang sering terjadi di sekolah, terutama perilaku perundungan (bullying) yang terjadi di MIN 1 Kota Surabaya. Di madrasah tersebut, beberapa siswa menjadi sasaran perundungan (bullying) yang melibatkan kekerasan fisik, seperti ditendang dan didorong oleh teman sekelasnya. Selain tindakan fisik, korban juga kerap menjadi target olok-olokan dengan panggilan yang merujuk pada nama orang tuanya, bahkan mendapatkan ancaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku perundungan (bullying) yang terjadi pada siswa di MIN 1 Kota Surabaya serta mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi perilaku perundungan (bullying) pada siswa di MIN 1 Kota Surabaya secara mendalam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pihak sekolah, guru, dan orang tua dalam upaya mengurangi dan mengatasi masalah perundungan (bullying) di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Studi kasus adalah jenis penelitian yang dilakukan secara mendalam dalam periode waktu tertentu, dengan fokus pada individu, kelompok, lembaga, kegiatan, peristiwa, atau organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menerapkan dua jenis triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan (bullying) yang terjadi di MIN 1 Kota Surabaya melibatkan bullying fisik dan verbal. Bentuk bullying fisik di kelas VI D mencakup tindakan seperti memukul, menjitak, mendorong, dan mengambil barang korban, sementara bullying verbal melibatkan penghinaan fisik, nama, pekerjaan orang tua, serta penggunaan kata-kata kasar. Guru kelas menerapkan berbagai strategi, seperti pembuatan peraturan kelas, pemberian sanksi mendidik, penghargaan, pemantauan intensif, dan pemisahan tempat duduk antara pelaku dan korban. Guru juga memberikan konseling sederhana, mediasi antara pelaku dan korban, serta mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran. Kolaborasi dengan pihak sekolah seperti koordinator kesiswaan dan kepala madrasah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||||||||||
Contributors: |
|
||||||||||||
Subjects: | Kekerasan Pendidikan > Anak Pendidikan > Peran Guru |
||||||||||||
Keywords: | Strategi; guru; perundungan (bullying) | ||||||||||||
Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah | ||||||||||||
Depositing User: | Nishfatul Lailiyah | ||||||||||||
Date Deposited: | 20 Mar 2025 04:00 | ||||||||||||
Last Modified: | 20 Mar 2025 04:00 | ||||||||||||
URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/78987 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |