Hidayati, Nur (2025) Studi penafsiran ayat ‘itab dalam qs. ‘Abasa [80]:1-10 : tinjauan ilmu sosial profetik Kuntowijoyo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nur Hidayati_02040524031 OK.pdf
Download (6MB)
Nur Hidayati_02040524031 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 September 2029.
Download (6MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji ayat ‘itāb dalam QS. ‘Abasa [80]: 1-10 melalui tinjauan Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo dengan menggunakan model penelitian kualitatif berbasis library research. Surah ini memuat teguran Allah kepada Nabi Muhammad ketika bermuka masam dan berpaling dari Abdullah bin Ummi Maktum, seorang sahabat tunanetra, karena kedatangannya dianggap mengganggu dialog Nabi dengan para tokoh Quraisy. Kajian ini bertujuan menggali makna profetik ayat tersebut, memahami pembacaan para mufasir kontemporer, serta mengelaborasi nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi yang relevan bagi konteks sosial keindonesiaan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mufasir menyatakan ayat tersebut merupakan bentuk teguran sebagai suatu proses pembelajaran Nabi. Pada aspek humanisasi, ayat ini menegaskan penghargaan terhadap martabat difabel, pentingnya kesetaraan akses pendidikan, serta pembentukan etika komunikasi guru-murid yang humanis, serta aspek moderasi secara eksplisit. Pada aspek liberasi, ayat ini berfungsi membebaskan manusia dari paradigma materialistik yang menilai kebenaran berdasarkan status sosial atau materi, membebaskan dakwah dari ketergantungan pada elit Quraisy, serta membebaskan masyarakat dari diskriminasi struktural maupun simbolik. Sementara itu, aspek transendensi tergambar melalui sosok Abdullah bin Ummi Maktum sebagai figur yang memiliki iman dan semangat ibadah, serta penegasan bahwa wahyu menjadi landasan tertinggi dalam seluruh keputusan moral dan sosial. Kajian ini juga memiliki implikasi signifikan bagi konteks sosial Indonesia. Ayat ini bukan semata catatan sejarah atau teguran personal, melainkan pedoman universal yang menekankan pentingnya inklusifitas, penghormatan terhadap kelompok rentan, serta etika kepemimpinan yang berkeadilan. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa nilai-nilai profetik yang terkandung dalam QS. ‘Abasa dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan humanis.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ayat 'itab; surah 'Abasa; difabel; ilmu sosial profetik Kuntowijoyo | ||||||||||||
| Subjects: | Nabi dan Rasul Al Qur'an Sosiologi |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Nur Hidayati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 07:08 | ||||||||||||
| Last Modified: | 03 Sep 2026 07:12 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86037 |
