Kesetaraan gender dalam pendidikan agama Islam pada sekolah dasar di Sidoarjo

Nadhiroh, Yulsiva Anissatun (2026) Kesetaraan gender dalam pendidikan agama Islam pada sekolah dasar di Sidoarjo. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Yulsiva Anissatun Nadhiroh_02240823018 ok.pdf] Text
Yulsiva Anissatun Nadhiroh_02240823018 ok.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Yulsiva Anissatun Nadhiroh_02240823018 full.pdf] Text
Yulsiva Anissatun Nadhiroh_02240823018 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2029.

Download (5MB)

Abstract

Masih terbatasnya integrasi nilai kesetaraan gender secara nyata dalam kurikulum dan praktik pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, meskipun secara normatif ajaran Islam dan kebijakan pendidikan telah menegaskan prinsip keadilan dan inklusivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat kesetaraan gender dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus komparatif di dua lokasi, yaitu SDN Kedung Kendo dan SD Muhammadiyah 1 Candi Subjek penelitian terdiri atas Kepala Sekolah, Guru PAI, dan Peserta didik kelas 5. Data dikumpulkan melaui wawanacara, observasi, dan dokuementasi yang mana selanjutnya data dari dua lokasi penelitian tersebut dianalisi menggunakan aplikasi Nvivo untuk memeroleh gambaran pada dua lokasi penelitian. Keabsahan data diperkuat melalui tringulasi sumber dan teknik. Kerangka analisis penelitian ini memadukan Teori Konstruktivisme Sosial Lev S. Vygotsky, Teori Gender Schema Sandra Bem, serta konsep Pengarusutamaan Gender untuk membaca relasi antara kebijakan sekolah, praktik pembelajaran, dan konstruksi nilai gender pada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI telah memuat praktik kesetaraan gender melalui akses belajar, partisipasi kelas, serta perlakuan guru yang relatif setara. Namun, penerapan tersebut berjalan secara praksis dan kontekstual, sementara dukungan kebijakan institusional, sistem evaluasi, dan program penguatan kapasitas guru belum terbangun secara sistemik dan berkelanjutan. Hambatan utama berasal dari faktor budaya sekolah, pemahaman gender yang parsial, serta keterbatasan sumber daya pendukung. Penelitian ini berargumen bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada sekolah dasar memiliki potensi strategis sebagai ruang konstruksi nilai keadilan gender apabila didukung oleh kebijakan sekolah yang eksplisit, evaluasi pembelajaran yang terstruktur, serta lingkungan pendidikan yang responsif gender. Dengan demikian, integrasi kesetaraan gender dalam PAI berfungsi sebagai instrumen pedagogis untuk membentuk karakter peserta didik yang berkeadilan, inklusif, dan selaras dengan nilai-nilai Islam sejak fase pendidikan dasar

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Name Email NIM
Nadhiroh, Yulsiva Anissatun yulsiva26@gmail.com 02240823018
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Huriyah, Lilik lilikhuriyah@gmail.com 198002102011012005
Thesis advisor Sulanam, Sulanam sulanam@uinsby.ac.id 197911302014111003
Uncontrolled Keywords: Kesetaraan; gender; pendidikan agama Islam; sekolah dasar
Subjects: Gender
Pendidikan > Penelitian
Penelitian
Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Manajemen
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Yulsiva Anissatun Nadhiroh
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:56
Last Modified: 18 Aug 2026 07:56
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87559

Actions (login required)

View Item
View Item