Bastomi, Yazid Al (2025) Implementasi program nyantri kampung sebagai penguatan baca al-Qur'an dalam mewujudkan gerakan Lamongan menghafal di SMPN 2 Mantup Lamongan. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Yazid Al Bastomi_02040824045 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 September 2029.
Download (4MB)
Yazid Al Bastomi_02040824045.pdf
Download (4MB)
Abstract
Pembelajaran Al-Qur’an di sekolah umum masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan tenaga pendidik tahsin-tahfidz, variasi kemampuan awal siswa, serta kurang optimalnya dukungan keluarga. Berdasarkan persoalan tersebut, penelitian ini mengkaji tiga rumusan masalah: (1) Bagaimana pelaksanaan Program Nyantri Kampung di SMPN 2 Mantup Lamongan dalam mewujudkan Gerakan Lamongan Menghafal; (2) Bagaimana dampak Program Nyantri Kampung terhadap penguatan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an siswa dalam mewujudkan Gerakan Lamongan Menghafal; dan (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Program Nyantri Kampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori utama Ekologi Bronfenbrenner untuk menganalisis hubungan lintas lingkungan pendidikan, serta Teori Konstruktivisme Vygotsky untuk menjelaskan proses pembelajaran melalui interaksi sosial. Metode yang digunakan ialah studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Nyantri Kampung berjalan melalui perencanaan kolaboratif, pembelajaran Al-Qur’an di TPQ/Madin, dan evaluasi terstruktur di sekolah. Program ini berdampak signifikan pada peningkatan kemampuan tahsin, kelancaran membaca, dan hafalan Juz 30 siswa, serta pembentukan karakter religius. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah, kolaborasi dengan TPQ, dan dukungan keluarga; sementara hambatan mencakup keterbatasan pendidik, variasi kemampuan siswa, dan minimnya keterlibatan sebagian orang tua. Secara teoretik, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Al-Qur’an yang efektif memerlukan integrasi lintas ekosistem pendidikan (mikro–meso–ekso–makro) serta scaffolding berkelanjutan dalam ZPD siswa. Model Nyantri Kampung dapat menjadi kontribusi akademik sebagai pendekatan kolaboratif berbasis komunitas dalam pendidikan Islam di sekolah umum.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pembelajaran al-Qur’an; program nyantri kampung; gerakan Lamongan menghafal | ||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan > Hafalan Pendidikan > Pembelajaran Al Qur'an |
||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Yazid Al Bastomi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:13 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:13 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87626 |
