Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pepaya, rumput mutiara, daun singkong dan daun mengkudu terhadap histologis ginjal mencit (Mus Musculus) yang diinduksi aloksan

Nurmansyah, Anggik Eka (2026) Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pepaya, rumput mutiara, daun singkong dan daun mengkudu terhadap histologis ginjal mencit (Mus Musculus) yang diinduksi aloksan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Anggik Eka Nurmansyah_09040122044 OK.pdf] Text
Anggik Eka Nurmansyah_09040122044 OK.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Anggik Eka Nurmansyah_09040122044 Full.pdf] Text
Anggik Eka Nurmansyah_09040122044 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 September 2029.

Download (4MB)

Abstract

Pengobatan diabetes melitus umumnya dilakukan melalui terapi farmakologis dengan obat hipoglikemik oral namun, berpotensi menimbulkan efek samping maka diperlukan pengobatan alternatif dari bahan alami. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian ekstrak etanol daun pepaya (Carrica papaya L.), rumput mutiara (Hedyotis corymbosa L.), daun singkong (Manihot esculata L.), dan daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap penurunan kadar gula darah dan histologis ginjal mencit jantan yang diinduksi aloksan. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kelompok perlakuan (kontrol negatif, ekstrak etanol daun pepaya, ekstrak etanol daun mengkudu, ekstrak etanol daun singkong, ekstrak etanol rumput mutiara, kontrol positif) dengan 4 ekor hewan pada tiap masing-masing kelompok pengujian yang diberikan perlakuan secara oral selama 14 hari. Hasil uji penurunan kadar gula darah menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil rata-rata penurunan kadar gula darah pada kelompok perlakuan pepaya menunjukkan hasil paling besar dengan nilai selisih (-49) (sig. 0,001). Hasil uji nekrosis menunjukkan hasil yang signifikan. Ekstrak daun pepaya menunjukkan yang paling kecil dengan nilai rata-rata (30%) (sig. 0,001). Hasil uji pada pengamatan glomerulus tidak terdapat hasil yang berbeda signifikan namun ekstrak mengkudu merupakan parameter yang mendekati kelompok positif dengan nilai (4.357,32). Kelompok pepaya dan kelompok mengkudu yang paling baik dibanding ekstrak yang lainnya dalam memperbaiki histopatologi ginjal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Nurmansyah, Anggik Eka anggiken0302@gmail.com 09040122044
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Purnamasari, Risa risauinsby@gmail.com --
Thesis advisor Tyastirin, Esti esty@uinsby.ac.id 2024068702
Uncontrolled Keywords: Diabetes; Ginjal; Histologi; Gula darah; Aloksan
Subjects: Biologi
Kesehatan
Kesehatan
Lingkungan Hidup
Pendidikan > Penelitian
Penelitian
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: anggik eka nurmansyah
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:08
Last Modified: 24 Sep 2026 02:08
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87874

Actions (login required)

View Item
View Item