Mufida, Nanik (2025) Penerapan budaya religius dalam membentuk perilaku keberagamaan siswa: studi multi kasus di MI Unggulan Sabilillah Lamongan dan MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nanik Mufida_02040823050 OK.pdf
Download (2MB)
Nanik Mufida_02040823050 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 October 2029.
Download (2MB)
Abstract
Di tengah tantangan modernitas dan degradasi moral, institusi pendidikan berbasis agama seperti madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam pembentukan perilaku keberagamaan generasi muda (siswa). Untuk mencapai tujuan tersebut, madrasah tidak hanya mengandalkan pembelajaran formal di kelas, tetapi secara proaktif merancang dan mengimplementasikan budaya religius yang komprehensif di seluruh ekosistem sekolah. Ada tiga rumusan masalah yang dianalisis pada tesis ini diantaranya adalah: 1). Bagaimana penerapan budaya. religius di MI Unggulan Sabilillah dan MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan?. 2). Bagaimana penerapan budaya religius dapat membentuk perilaku keberagamaan siswa di MI Unggulan Sabilillah dan MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan? 3). Bagaimana implikasi dari penerapan budaya religius di MI Unggulan Sabilillah dan MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan multisitus. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknis analisis data dengan menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua madrasah menerapkan strategi pembiasaan (habituation) yang terstruktur dan konsisten sebagai fondasi utama pembentukan perilaku keberagamaan. Rutinitas harian seperti salat Dhuha, pembacaan Asmaul Husna, istighosah, dan tahlil menjadi praktik sentral. Perbedaan implementasi terletak pada aksentuasi: MIUS menekankan integrasi dalam aktivitas kelas (afirmasi Islami, literasi kisah Islami) dan didukung SOP yang ketat , sedangkan MI Ma’arif NU Sunan Drajat mengintegrasikannya dengan penguatan amaliah tradisi Nahdliyyah (wirid, khotmil Qur’an) dan partisipasi komunitas. Keberhasilan implementasi budaya religius ini ditopang oleh tiga pilar: (1) kebijakan kepala madrasah , (2) keteladanan (role modeling) guru secara konsisten , dan (3) sinergi dengan orang tua melalui program parenting dan Majelis Ta’lim. Implikasi dari budaya religius ini terbukti membentuk karakter unggul, akhlak mulia, dan disiplin siswa , meningkatkan prestasi akademik, serta membangun kepercayaan masyarakat. Temuan unik di MIUS menunjukkan adanya integrasi budaya religius dengan nilai cinta tanah air (nasionalisme) dan kepedulian lingkungan (ekologi) , yang relevan dengan kerangka Education for Sustainable Development (ESD)
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Keberagamaan; Pembiasaan (Habituation); Amaliah Nahdliyyah; Kepedulian Lingkungan (Ekologi), Education for Sustainable Development (ESD) | ||||||||||||
| Subjects: | Budaya - Agama Pendidikan Islam Pesantren |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Nanik Mufida | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:06 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:06 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88635 |
