Peran media sosial tiktok dalam membentuk kesadaran kolektif masyarakat: studi netnografi aksi demonstrasi dewan perwakilan rakyat republik indonesia 2025

millah, fithrotunna muqowwamatul (2026) Peran media sosial tiktok dalam membentuk kesadaran kolektif masyarakat: studi netnografi aksi demonstrasi dewan perwakilan rakyat republik indonesia 2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fithrotunna Muqowwamatul Millah_10040322102 OK.pdf] Text
Fithrotunna Muqowwamatul Millah_10040322102 OK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Fithrotunna Muqowwamatul Millah_10040322102 Full.pdf] Text
Fithrotunna Muqowwamatul Millah_10040322102 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 September 2029.

Download (2MB)

Abstract

Permasalahan yang sedang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana aplikasi media sosial tiktok yang baru-baru ini populer dan ramai digunakan oleh masyarakat Indonesia ternyata memiliki dampak yang besar dalam terjadinya aksi sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini tidak hanya berfokus pada cara aplikasi tiktok bekerja, melainkan dampak signifikan yang ditimbulkan dari pemakaian aplikasi ini, yakin kesadaran kolektif yang berubah menjadi Gerakan sosial baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial TikTok sebagai platform yang membentuk kesadaran kolektif masyarakat melalui konten yang disajikan terkait anggota DPR RI, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kesadaran kolektif melalui TikTok dalam konteks aksi demonstrasi. Metode yang digunakan untuk menuntaskan penelitian ini adalah metode netnografi kualiataif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi via digital. Teori yang digunakan dalam mengkaji penelitian ini yaitu teori gerakan sosial baru. Oleh Alberto Melucci. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa; (1) Aplikasi TikTok dapat membentuk kesadaran kolektif karena fitur yang ditawarkan dapat membuat isu cepat tersebar dan mudah dipahami. Fitur seperti For You Page, komentar, duet, dan stitch menumbuhkan grievance struktural, sehingga mereka terdorong ikut bersuara terhadap kondisi negara. (2) Kesadaran kolektif dan gerakan sosial terbentuk ketika pengalaman berat dalam kehidupan sehari-hari, seperti kondisi ekonomi masyarakat yang melemah, menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat, akumulasi kekecewaan sosial. Jalur penyampaian aspirasi resmi dianggap tidak efektif, dan narasi di TikTok mengonsolidasikan kemarahan banyak orang menjadi dorongan untuk melakukan tindakan yang sama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
millah, fithrotunna muqowwamatul millahfrrr@gmail.com 10040322102
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Farida, Anis -- 0706087202
Uncontrolled Keywords: TikTok; Collective Consciousness; Social Movements.
Subjects: Media Sosial
Politik
Perilaku
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Unnamed user with email millahfrrr@gmail.com
Date Deposited: 14 Sep 2026 02:39
Last Modified: 14 Sep 2026 02:39
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88651

Actions (login required)

View Item
View Item