Ridlwan, Muhamad Khoiri (2025) Ketahanan keluarga pekerja migran indonesia (PMI) di Mataraman Jawa Timur: konstruksi teori resiliensi, relasi gender, dan Maqasid Al-Usrah dalam kerangka kebijakan pelindungan PMI. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhamad Khoiri Ridlwan_01040120020 OK.pdf
Download (4MB)
Muhamad Khoiri Ridlwan_01040120020 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2029.
Download (4MB)
Abstract
Fenomena Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Mataraman Jawa Timur menjadi strategi keluarga untuk mengatasi keterbatasan ekonomi, namun juga memunculkan tantangan terhadap relasi keluarga, peran gender, dan keberlanjutan fungsi rumah tangga, sehingga memerlukan kajian ketahanan keluarga yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga dimensi relasional, kultural, dan normatif-hukum. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merekonstruksi model ketahanan rumah tangga PMI di wilayah Mataraman Jawa Timur, (2) menganalisis dinamika relasi gender dalam keluarga PMI sebagai proses adaptasi dan negosiasi peran, serta (3) mengintegrasikan prinsip maqāṣid al-usrah dengan kerangka pelindungan PMI sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling, melibatkan 34 keluarga PMI yang menjalani relasi keluarga jarak jauh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui kategorisasi tematik dan triangulasi. Kerangka teoretik yang digunakan meliputi teori family resilience dari Froma Walsh, teori relasi gender Fatima Mernissi dan Nawal El Saadawi, serta konsep maqāṣid al-usrah dari Jamaluddin ‘Athiyyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ketahanan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Mataraman Jawa Timur dibangun melalui keyakinan keluarga, pola organisasi rumah tangga yang fleksibel, serta komunikasi emosional dan instrumental yang intensif dalam merespons tantangan ekonomi, jarak, dan perubahan peran akibat migrasi, serta diperkuat oleh dukungan keluarga besar, jaringan komunitas desa, dan nilai budaya–religius. (2) Relasi gender dalam keluarga PMI bertransformasi ketika perempuan berperan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan kepemimpinan domestik, sementara laki-laki berperan dalam pengasuhan dan kerja domestik. Perubahan ini tidak menghapus patriarki, tetapi menjadikannya lebih adaptif melalui pembagian peran simbolik dan praktis yang dinegosiasikan sesuai kebutuhan keluarga dan konteks migrasi. (3) Integrasi prinsip maqāṣid al-usrah dengan norma pelindungan PMI dalam UU No. 18 Tahun 2017 berfungsi sebagai pelindungan eksternal yang menjaga ketenangan batin, kelekatan emosional, dan keharmonisan relasi keluarga lintas jarak, sehingga membentuk model ketahanan keluarga PMI yang bersifat integratif, adaptif–kolaboratif, dan menggabungkan dimensi psikososial, relasi gender, spiritualitas, serta pelindungan hukum.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ketahanan keluarga; pekerja migran Indonesia (PMI); relasi gender; maqasid al-usrah | ||||||||||||
| Subjects: | Hukum Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Program Doktor > Studi Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | - Muhamad Khoiri Ridlwan - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:12 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:12 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88694 |
