Hubungan tingkat stres, perilaku emotional eating, dan asupan nutrisi dengan kejadian anemia pada remaja putri jurusan tata busana di SMKN 8 Surabaya

Salsabila, Amalia Firda (2026) Hubungan tingkat stres, perilaku emotional eating, dan asupan nutrisi dengan kejadian anemia pada remaja putri jurusan tata busana di SMKN 8 Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Amalia Firda Salsabila_11030222002 OK.pdf] Text
Amalia Firda Salsabila_11030222002 OK.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Amalia Firda Salsabila_11030222002 Full.pdf] Text
Amalia Firda Salsabila_11030222002 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 October 2029.

Download (4MB)

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri dan dapat menyebabkan kelelahan, menurunnya konsentrasi, serta berkurangnya semangat belajar. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor psikologis dan pola makan, khususnya kecukupan zat besi dan vitamin C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Stres pada remaja umumnya muncul akibat tuntutaan akademik, tekanan sosial, serta perubahan fisik dan emosional pada masa pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres, emotional eating, serta asupan zat besi dan vitamin C dengan kejadian anemia pada remaja putri jurusan Tata Busana di SMKN 8 Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 65 siswi yang dipilih melalui simple random sampling dari 193 populasi. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner DASS 42, emotional eating dinilai dengan kuesioner AEBQ, asupan zat besi dan vitamin C diperoleh melalui SQ-FFQ, dan kadar hemoglobin diperiksa menggunakan alat Easy Touch GCHb metode POCT. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan anemia (p = 0,135) maupun emotional eating dengan anemia (p = 0,339). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi dan vitamin C dengan kejadian anemia. Asupan zat besi menunjukkan hubungan sangat kuat (p < 0,001; Cramer’s V = 0,905), sedangkan vitamin C menunjukkan hubungan kuat (p < 0,001; Cramer’s V = 0,740). Dapat disimpulkan bahwa kejadian anemia lebih berkaitan dengan kecukupan zat besi dan vitamin C dibandingkan faktor stres dan emotional eating.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Salsabila, Amalia Firda amaliafirdasalsabila3@gmail.com 110302222002
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Oktorina, Sarita saritaoktorina@gmail.com 2005108701
Thesis advisor Lusiana, Nova novalusiana@uinsby.ac.id 0402118102
Uncontrolled Keywords: Anemia; emotional eating; tingkat stres; vitamin C; zat besi
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Kesehatan > Ibu dan Anak - Pelayanan Kesehatan
Kesehatan > Ibu dan Anak - Pelayanan Kesehatan
Teknologi pangan
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Gizi
Depositing User: amalia firda salsabila
Date Deposited: 10 Oct 2026 00:06
Last Modified: 10 Oct 2026 00:06
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89724

Actions (login required)

View Item
View Item