Kamila, Eridhiany Nur Izzah (2025) Resiliensi anak jalanan pada keluarga Broken Home. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Eridhiany Nur Izzah Kamila_11010121015 OK.pdf
Download (3MB)
Eridhiany Nur Izzah Kamila_11010121015 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 October 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan strategi resiliensi anak jalanan dari keluarga broken home serta faktor yang membentuk dan menghambat resiliensi anak jalanan dari keluarga broken home. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, dengan menggunakan triangulasi sebagai validasi data. Informan penelitian adalah anak jalanan yang memiliki latar belakang keluarga broken home. Terdapat tiga informan yang dijadikan sumber informasi dengan jenis kasus broken home yang berbeda. Mengenai latar bekalang keluarga broken home yang menjadi penyebab berada di jalanan, didapatkan adanya figur ayah yang tidak terlibat dalam pengasuhan akibat terpidana kasus narkoba secara berulang, perceraian, hingga kematian ayah. Penelitian ini menemukan dua kategori temuan yang menjadi fokus penelitian. Pertama, ditemukan strategi anak jalanan broken home dalam membangun resiliensinya dengan membangun pola pikir positif, mengelola stres dengan baik, mencari dukungan sosial melalui pendidikan, menumbuhkan kemandirian, serta menemukan tujuan masa depan. Ketidakhadiran figur orang tua secara utuh menjadikan anak jalanan menumbuhkan kemandirian ekonomi maupun kemandirian atas kebutuhan diri. Pengalaman hidup kurang beruntung mampu membangun kesabaran dan keikhlasan anak jalanan menghadapi dinamika kehidupan yang tidak selalu mudah. Kemudian anak jalanan juga menjadikan pengalaman di jalanan untuk berlatih membagi waktu antara bersekolah, belajar, dan berjualan. Temuan kedua, mengenai faktor yang membangun resiliensi anak jalanan broken home yaitu dengan self efficacy, sikap optimis, dan empati. Selain itu, anak jalanan mendapat berbagai dukungan sosial utamanya dari keluarga, teman sebaya, dan komunitas peduli anak jalanan yang menjadi kekuatan bahwasanya dirinya tidak merasa terabaikan. Kemudian, ditemukan faktor yang menghambat resiliensi anak jalanan broken home yaitu tantangan yang harus dihadapi anak jalanan mencakup tekanan ekonomi membuat anak harus terlibat tanggung jawab finansial keluarga sehingga harus menjalani aktivitas di jalanan hingga malam hari. Selain itu anak jalanan juga berhadapan dengan stigma sosial dimana label negatif melekat pada dirinya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi; Anak Jalanan; Broken Home | ||||||||
| Subjects: | Keluarga Psikologi > Psikologi Anak Anak Jalanan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Eridhiany Nur Izzah Kamila | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Oct 2026 03:54 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Oct 2026 03:54 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90769 |
