Rohim, Azmy Muzammilatur (2026) Resepsi ayat al-Qur'an dalam narasi kesehatan pada media pop digital: analisis semiotika Roland Barthes. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Azmy Muzammilatur Rohim_07010322008 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2029.
Download (5MB)
Azmy Muzammilatur Rohim_07010322008.pdf
Download (5MB)
Abstract
Perkembangan media pop digital telah menghadirkan ruang baru bagi penyebaran dan pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an. Dalam konteks ini, ayat Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks keagamaan, tetapi juga diresepsi dan direpresentasikan dalam berbagai narasi kesehatan yang beredar melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk resepsi ayat Al-Qur’an dalam wacana kesehatan pada media pop digital serta menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terbentuk melalui resepsi tersebut berdasarkan perspektif semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika. Data diperoleh dari unggahan akun Instagram @official.jamuyuk serta akun TikTok @Amieza dan @ramadhan yang mengaitkan ayat Al-Qur’an dengan isu kesehatan dan penyembuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi ayat Al-Qur’an dalam media pop digital diwujudkan melalui tiga bentuk utama, yaitu meaning extension pada Q.S. Al-Insān [76]:17, meaning addition pada Q.S. Al-Ḥasyr [59]:1–2, dan functional shift pada Q.S. Al-Fātiḥah. Analisis semiotika Barthes menunjukkan bahwa makna denotatif ayat mengalami rekontekstualisasi menjadi makna konotatif yang berorientasi pada kesehatan, kemudian dinaturalisasi melalui mitos bahwa Al-Qur’an memiliki legitimasi langsung terhadap berbagai klaim medis populer. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital berperan sebagai ruang produksi makna yang membentuk resepsi baru terhadap ayat Al-Qur’an dalam horizon kesehatan kontemporer.Perkembangan media pop digital telah menghadirkan ruang baru bagi penyebaran dan pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an. Dalam konteks ini, ayat Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks keagamaan, tetapi juga diresepsi dan direpresentasikan dalam berbagai narasi kesehatan yang beredar melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk resepsi ayat Al-Qur’an dalam wacana kesehatan pada media pop digital serta menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terbentuk melalui resepsi tersebut berdasarkan perspektif semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika. Data diperoleh dari unggahan akun Instagram @official.jamuyuk serta akun TikTok @Amieza dan @ramadhan yang mengaitkan ayat Al-Qur’an dengan isu kesehatan dan penyembuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi ayat Al-Qur’an dalam media pop digital diwujudkan melalui tiga bentuk utama, yaitu meaning extension pada Q.S. Al-Insān [76]:17, meaning addition pada Q.S. Al-Ḥasyr [59]:1–2, dan functional shift pada Q.S. Al-Fātiḥah. Analisis semiotika Barthes menunjukkan bahwa makna denotatif ayat mengalami rekontekstualisasi menjadi makna konotatif yang berorientasi pada kesehatan, kemudian dinaturalisasi melalui mitos bahwa Al-Qur’an memiliki legitimasi langsung terhadap berbagai klaim medis populer. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital berperan sebagai ruang produksi makna yang membentuk resepsi baru terhadap ayat Al-Qur’an dalam horizon kesehatan kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ayat al-Qur’an; media pop digital; semiotika | ||||||||
| Subjects: | Media Sosial Al Qur'an Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | Azmy Azmy Muzammilatur Rohim | ||||||||
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 02:51 | ||||||||
| Last Modified: | 30 Sep 2026 02:51 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91886 |
