Wardoyo, Adelya Tasya Rahmatika (2026) Perancangan social rehabilitation centre dengan pendekatan arsitektur humanis di Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan AMpel Surabaya.
Adelya Tasya Rahmatika Wardoyo_09020322020.pdf
Download (8MB)
Adelya Tasya Rahmatika Wardoyo_09020322020_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.
Download (8MB)
Abstract
Permasalahan kesejahteraan sosial di Indonesia masih menjadi isu yang memerlukan perhatian, khususnya pada kelompok rentan seperti anak terlantar, lansia terlantar, dan wanita tuna sosial ekonomi (WTS). Kelompok tersebut tidak hanya membutuhkan tempat tinggal sementara, tetapi juga memerlukan fasilitas rehabilitasi yang mampu mendukung proses pemulihan, pengembangan potensi diri, serta peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan. Kabupaten Gresik sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan sosial dan ekonomi yang pesat membutuhkan fasilitas rehabilitasi sosial yang mampu mengakomodasi kebutuhan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual para penerima manfaat. Perancangan Social Rehabilitation Centre di Gresik bertujuan untuk menyediakan wadah rehabilitasi sosial yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan dan hunian sementara, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung proses pemulihan, pertumbuhan, dan pemberdayaan penghuninya. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan ini adalah Arsitektur Humanis yang diterapkan melalui konsep Piramida Kebutuhan Maslow. Pendekatan tersebut dipilih karena mampu mengakomodasi kebutuhan dasar manusia secara bertahap, mulai dari kebutuhan fisiologis, rasa aman, kebutuhan sosial, penghargaan diri, hingga aktualisasi diri. Metode perancangan dilakukan melalui pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur, studi preseden, analisis tapak, analisis kebutuhan ruang, serta analisis perilaku pengguna. Hasil analisis kemudian diterjemahkan ke dalam konsep perancangan kawasan yang menghadirkan lingkungan rehabilitasi yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung interaksi sosial. Implementasi pendekatan humanis diwujudkan melalui penyediaan ruang luar berupa amphiteater, taman lansia, greenhouse, playground, lapangan, pedestrian, kolam ikan, dan danau retensi, serta ruang dalam yang memperhatikan kenyamanan, aksesibilitas, keamanan, dan kebutuhan psikologis pengguna. Hasil perancangan berupa kawasan Social Rehabilitation Centre yang mampu mewadahi kegiatan rehabilitasi, pendidikan nonformal, pelatihan keterampilan, pelayanan kesehatan, pembinaan spiritual, serta aktivitas sosial secara terpadu. Melalui penerapan pendekatan Arsitektur Humanis, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi ruang yang mendukung proses pemulihan, pertumbuhan, dan pemberdayaan bagi anak terlantar, lansia terlantar, dan wanita tuna sosial ekonomi sehingga mereka dapat kembali berfungsi secara optimal dalam kehidupan bermasyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Social rehabilitation centre; arsitektur humanis; piramida kebutuhan maslow; rehabilitasi sosial; Gresik | ||||||||||||
| Subjects: | Arsitektur Anak Jalanan Rehabilitasi |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Arsitektur | ||||||||||||
| Depositing User: | Adelya Tasya Rahmatika Wardoyo | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:24 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:24 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92828 |
