Maulidiyah, Isnaini Hikmatul (2026) Kontroversi bendera one piece dan bendera Indonesia dalam konstruksi pemberitaan daring: analisis wacana kritis Teun A.van Dijk. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Isnaini Hikmatul Maulidiyah_03020422042.pdf
Download (4MB)
Isnaini Hikmatul Maulidiyah_03020422042_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2029.
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti konstruksi pemberitaan daring mengenai isu kontroversi antara bendera One Piece dan bendera Indonesia. Kasus ini menjadi perbincangan publik setelah simbol bajak laut dalam serial One Piece dianggap menyerupai dan menyinggung simbol kebangsaan Indonesia. Penelitian ini menganalisis struktur teks pemberitaan daring dalam menggambarkan kontroversi tersebut, kognisi sosial wartawan atau redaksi media yang memengaruhi penyusunan berita, serta konteks sosial yang melatarbelakangi munculnya pemberitaan mengenai kontroversi bendera One Piece dan bendera Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk untuk menggambarkan secara sistematis struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial dalam pemberitaan. Data dikumpulkan dari beberapa portal berita daring nasional yang memuat isu kontroversi bendera One Piece dan bendera Indonesia. Proses analisis dilakukan dengan menelusuri struktur teks berita, menafsirkan posisi media terhadap isu, serta mengaitkan pemberitaan dengan faktor sosial dan ideologis yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai fenomena pengibaran bendera One Piece dan bendera Indonesia dikonstruksi melalui beberapa wacana, yaitu wacana perlindungan simbol negara, nasionalisme, aspek hukum, serta kritik sosial. Berdasarkan analisis terhadap sepuluh media daring, sebagian besar pemberitaan cenderung menonjolkan perspektif pemerintah terkait pentingnya menjaga kehormatan simbol negara. Namun, beberapa media juga menghadirkan sudut pandang lain dengan memaknai bendera One Piece sebagai bentuk kritik sosial dan ekspresi masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa media memiliki peran dalam membentuk pemaknaan publik terhadap suatu isu melalui pemilihan tema dan sudut pandang pemberitaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis wacana kritis; budaya populer; konstruksi media; one piece; pemberitaan daring | ||||||||||||
| Subjects: | Bahasa Indonesia Linguistik Nasionalisme |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia | ||||||||||||
| Depositing User: | Isnaini Hikmatul Maulidiyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 08:11 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 08:11 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92880 |
