Tara, Sting Bina (2026) Aksi kolektif pengemudi gojek melawan aplikator di Kota Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Sting Bina Tara_10020122079.pdf
Download (1MB)
Sting Bina Tara_10020122079_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2029.
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan gig economy mendorong meluasnya penggunaan platform digital dalam sektor transportasi online. Di balik skema kemitraan yang diterapkan aplikator, pengemudi ojek online menghadapi berbagai bentuk kontrol melalui sistem algoritma, seperti distribusi pesanan, pemberian insentif, penetapan tarif, dan ancaman suspend. Kondisi tersebut menciptakan relasi kerja yang tidak setara serta mendorong munculnya berbagai bentuk perlawanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pengemudi Gojek di Surabaya memaknai kontrol aplikator dan bagaimana aksi kolektif mereka terbentuk sebagai bentuk perlawanan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori Weapons of the Weak James C. Scott. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi terhadap pengemudi Gojek, pengurus komunitas, serta perwakilan organisasi pengemudi di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, pengemudi Gojek di Surabaya memaknai bentuk kontrol aplikator melalui sistem rating, ancaman suspend, serta perubahan insentif yang ditetapkan secara sepihak. Kondisi tersebut direspons melalui berbagai bentuk everyday resistance, seperti membaca pola algoritma secara strategis, bekerja lintas platform, serta membangun solidaritas melalui grup WhatsApp dan komunitas kopdar sebagai ruang hidden transcript. Kedua, aksi kolektif pengemudi terorganisasi melalui Komunitas DOBRAK yang tergabung dalam aliansi FRONTAL Jawa Timur. Aksi ini diwujudkan melalui demonstrasi, off bid massal, dan advokasi kebijakan yang mencapai puncaknya pada demonstrasi 20 Mei 2025 yang melibatkan sekitar 6.500 pengemudi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlawanan pengemudi berkembang secara bertahap dari perlawanan sehari-hari yang bersifat tersembunyi menuju gerakan kolektif yang terbuka sebagai bentuk negosiasi terhadap dominasi aplikator dalam sistem kerja berbasis platform digital.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aksi kolektif; pengemudi ojek online; perlawanan; aplikator; gojek | ||||||||
| Subjects: | Golongan Sosial Hubungan Masyarakat Organisasi Masyarakat Demokrasi |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||||
| Depositing User: | Sting Bina Tara | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:49 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:49 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92955 |
