Amalya, Selsa Dwi (2026) Komodifikasi komentar negatif sebagai modal atensi konten kreator pada platfrom Tiktok: analisis cyberpragmatik Franciscoyus. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Selsa Dwi Amalya_03040422105 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.
Download (2MB)
Selsa Dwi Amalya_03040422105.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna komentar negatif pada konten TikTok dengan menggunakan perspektif cyberpragmatik yang meliputi efek kontekstual, teori relevansi, dan lingkungan kognitif. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya intensitas interaksi di media sosial, khususnya TikTok, yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah memberikan komentar terhadap suatu konten. Komentar yang muncul tidak hanya berupa respon biasa, tetapi juga sering mengandung makna tertentu yang dipengaruhi oleh konteks, cara penyampaian, serta latar belakang penonton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa komentar-komentar yang diambil dari beberapa konten TikTok yang memiliki karakteristik tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi berupa tangkapan layar komentar, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan komentar berdasarkan tiga pilar utama dalam cyberpragmatik. Komentar di TikTok tidak dapat dipahami secara terpisah dari konteks video yang melatarbelakanginya. Dalam aspek efek kontekstual, komentar yang muncul sangat bergantung pada situasi yang ditampilkan dalam video, sehingga maknanya sering kali bersifat implisit. Dalam aspek teori relevansi, komentar cenderung disampaikan secara singkat, langsung, dan mudah dipahami, yang menunjukkan adanya upaya efisiensi dalam komunikasi. Sementara itu, dalam aspek lingkungan kognitif, pemahaman terhadap komentar dipengaruhi oleh pengalaman, pengetahuan, dan cara berpikir penonton, sehingga makna yang dihasilkan dapat berbeda antara satu individu dengan individu lainnya.Penelitian ini menunjukkan bahwa komentar di media sosial, khususnya TikTok, merupakan bentuk komunikasi yang kompleks dan dinamis. Makna komentar tidak hanya terbentuk dari ujaran yang digunakan, tetapi juga dari interaksi antara konteks video, cara penyampaian pesan, serta latar belakang kognitif penonton. Oleh karena itu, pendekatan cyberpragmatik menjadi relevan untuk digunakan dalam memahami fenomena komunikasi digital yang berkembang di era media sosial saat ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Cyberpragmatik Francisco Yus; tindak tutur; ekonomi atensi; TikTok; ujaran kebencian | ||||||||
| Subjects: | Internet Sastra Linguistik |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia | ||||||||
| Depositing User: | Selsa dwi Amalya | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:38 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:38 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93222 |
