Tata kelola kebijalan dana jada pelayanan sebagai bentuk perlindungan sosial guru ngaji di Kecamatan Simokerto Surabaya

Arifin, Mochammad Rizqullah (2026) Tata kelola kebijalan dana jada pelayanan sebagai bentuk perlindungan sosial guru ngaji di Kecamatan Simokerto Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Mochammad Rizqullah Arifin_10020122055.pdf] Text
Mochammad Rizqullah Arifin_10020122055.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Mochammad Rizqullah Arifin_10020122055_Full.pdf] Text
Mochammad Rizqullah Arifin_10020122055_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2029.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tata kelola kebijakan Dana Jasa Pelayanan (JASPEL) sebagai bentuk perlindungan sosial bagi guru ngaji di Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Guru ngaji sebagai bagian dari pekerja informal keagamaan memiliki peran penting dalam pendidikan moral dan keagamaan masyarakat, namun dalam praktiknya sering kali berada di luar sistem perlindungan sosial formal. Pemerintah Kota Surabaya kemudian menghadirkan kebijakan Dana Jasa Pelayanan (JASPEL) sebagai bentuk dukungan dan pengakuan terhadap tenaga pendidik keagamaan nonformal, termasuk guru ngaji dan pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola kebijakan Dana Jasa Pelayanan (JASPEL) serta menganalisis bentuk perlindungan sosial dan pengakuan negara terhadap guru ngaji melalui kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya, KUA Kecamatan Simokerto, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ), guru ngaji penerima Dana Jasa Pelayanan (JASPEL), serta guru ngaji non-penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Dana Jasa Pelayanan (JASPEL) melibatkan koordinasi lintas institusi antara Pemerintah Kota Surabaya, Kementerian Agama, KUA, dan FKPQ. Implementasi program mengalami perkembangan dari sistem manual menuju sistem digital melalui aplikasi SIDIA. Kebijakan ini tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga bentuk pengakuan sosial pemerintah terhadap guru ngaji sebagai kelompok sosial keagamaan. Akan tetapi, implementasi program masih menghadapi tantangan berupa kesulitan administrasi, keterbatasan kemampuan teknologi digital, serta ketergantungan guru ngaji terhadap pendampingan FKPQ dalam proses pemberkasan program.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Arifin, Mochammad Rizqullah rzqarfeen@gmail.com 10020122055
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Prakasita, Ajeng Widya ajengwidyaprs@gmail.com 2023029502
Uncontrolled Keywords: Dana jasa pelayanan; perlindungan sosial; tata kelola kebijakan; pekerja informal keagamaan
Subjects: Guru
Kesejahteraan Sosial
Kebijakan Publik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Mochammad Rizqullah Arifin
Date Deposited: 06 Aug 2026 06:17
Last Modified: 06 Aug 2026 06:17
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93332

Actions (login required)

View Item
View Item