Faqih, Muhammad Yusron (2026) Peran Mavo Khan Restaurant sebagai aktor non-negara dalam promosi budaya Pakistan melalui makanan di Surabaya Indonesia. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Yusron Faqih_10010222014.pdf
Download (3MB)
Muhammad Yusron Faqih_10010222014_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Mavo Khan Restaurant sebagai aktor non-negara dalam promosi budaya Pakistan melalui makanan di Surabaya, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai Pakistan dan budayanya, khususnya budaya kuliner. Di tengah perkembangan globalisasi budaya, promosi budaya tidak hanya dilakukan oleh negara melalui jalur diplomasi resmi, tetapi juga dapat dilakukan oleh aktor non-negara melalui berbagai bentuk interaksi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks tersebut, Mavo Khan Restaurant menjadi menarik untuk dikaji karena tidak hanya berfungsi sebagai usaha kuliner, tetapi juga sebagai medium yang memperkenalkan identitas budaya Pakistan kepada masyarakat Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi, dokumentasi, dan kuesioner sebagai data pendukung. Analisis penelitian menggunakan teori Non-State Actors in Global Governance dari Bas Arts yang mencakup indikator size, constituency, access, impact, dan discursive power untuk menjelaskan posisi dan peran Mavo Khan Restaurant sebagai aktor non-negara. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep promosi budaya dari Koichi Iwabuchi yang meliputi cultural product, cultural representation, cultural consumption, dan transnational cultural flow untuk menjelaskan mekanisme promosi budaya Pakistan yang dilakukan oleh restoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mavo Khan Restaurant memenuhi karakteristik sebagai aktor non-negara yang memiliki kapasitas untuk memperkenalkan budaya Pakistan kepada masyarakat Surabaya. Peran tersebut dijalankan melalui kemampuan restoran dalam menghadirkan makanan Pakistan sebagai cultural product yang membawa identitas budaya Pakistan, merepresentasikan simbolsimbol budaya Pakistan melalui berbagai bentuk cultural representation, menciptakan pengalaman pengenalan budaya melalui cultural consumption, serta memperluas penyebaran budaya Pakistan melalui media digital dan interaksi sosial dalam bentuk transnational cultural flow. Penelitian ini juga menemukan bahwa Mavo Khan Restaurant menjalankan discursive power dengan membentuk pemahaman, memperkenalkan identitas, dan memengaruhi persepsi masyarakat mengenai Pakistan melalui berbagai representasi budaya yang ditampilkan kepada pengunjung. Dengan demikian, restoran ini tidak hanya berfungsi sebagai unit bisnis kuliner, tetapi juga sebagai medium promosi budaya dan pertukaran budaya lintas negara yang berkontribusi dalam memperkenalkan identitas Pakistan di Surabaya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aktor non-negara; promosi budaya; budaya Pakistan; kuliner Pakistan; bas arts; koichi iwabuchi; discursive power; transnational cultural flow. | ||||||||
| Subjects: | Hubungan Internasional Kebudayaan Bisnis Politik Internasional |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Yusron Faqih | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 03:42 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 03:42 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93895 |
