Zahroh, Sitta Lutfiyana (2026) Persepsi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terhadap kewajiban sertifikasi halal: studi kasus pada pelaku usaha mikro dan kecil di Desa Morowudi Kabupaten Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Sitta Lutfiyana Zahroh_08040422179.pdf
Download (2MB)
Sitta Lutfiyana Zahroh_08040422179_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), khususnya pada bidang makanan dan minuman. Namun, dalam implementasinya masih terdapat pelaku usaha yang belum melakukan sertifikasi halal, meskipun sudah dilakukan sosialisasi dan pendampingan dari pemerintah setempat. Hal tersebut menimbulkan adanya persepsi yang beragam dari pelaku usaha terhadap kewajiban sertifikasi halal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terhadap kewajiban sertifikasi halal, kendala yang dihadapi dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal, dan faktor-faktor yang menyebabkan pelaku usaha belum melakukan sertifikasi halal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), pemerintah desa, kepala paguyuban, dan Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelaku usaha terhadap kewajiban sertifikasi halal memiliki pandangan yang beragam. Sebagian pelaku usaha menilai sertifikasi halal memberikan manfaat dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan mempermudah pemasaran produk. Namun, sebagian pelaku usaha lainnya menganggap sertifikasi halal belum memberikan pengaruh terhadap usahanya. Kendala yang dihadapi oleh sebagian pelaku usaha antara lain, proses sertifikasi yang dianggap rumit, kurangnya pemahaman terkait alur sertifikasi halal, dan adanya kekhawatiran terkait adanya pajak. Faktor yang menyebabkan pelaku usaha belum melakukan sertifikasi halal yaitu karena sertifikasi halal belum dianggap sebagai kebutuhan utama dalam usaha mereka, terutama bagi pelaku usaha yang tempat pemasarannya tidak mewajibkan sertifikasi halal. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah, pendamping halal, dan pihak terkait agar terus meningkatkan sosialisasi serta pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mengenai kewajiban sertifikasi halal. Selain itu, diharapkan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal serta memanfaatkan fasilitas pendampingan yang telahtersedia.Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi kendala yang dihadapi pelaku usaha dan mendorong peningkatan kepatuhan terhadap kewajiban sertifikasi halal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi; UMK; sertifikasi halal | ||||||||
| Subjects: | Ekonomi Ekonomi Islam Wirausaha |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | sitta zahroh | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 01:32 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 01:32 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94141 |
