Tradisi pijet walik di Desa Mayangan Kabupaten Jombang sebagai upaya keluarga berencana dalam perspektif maqāṣid al-sharīʻah dan‘urf

Fadhilah, Alvin Nur (2026) Tradisi pijet walik di Desa Mayangan Kabupaten Jombang sebagai upaya keluarga berencana dalam perspektif maqāṣid al-sharīʻah dan‘urf. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Alvin Nur Fadhilah_05020122038.pdf] Text
Alvin Nur Fadhilah_05020122038.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Alvin Nur Fadhilah_05020122038_Full.pdf] Text
Alvin Nur Fadhilah_05020122038_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi pijet walik di Desa Mayangan Kabupaten Jombang sebagai upaya Keluarga Berencana (KB) tradisional dalam perspektif Maqāṣid al-Sharīʻah dan ‘Urf. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bertahannya praktik budaya tersebut di tengah berkembangnya metode KB medis, serta adanya risiko kesehatan seperti gangguan rahim hingga kemungkinan tidak dapat hamil kembali secara permanen. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman masyarakat terhadap pijet walik sebagai metode KB tradisional dan analisis hukumnya berdasarkan konsep Maqāṣid al-Sharīʻah serta kedudukannya sebagai ‘Urf. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sekretaris desa, dukun pijet walik, dan pasien pijet walik, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, buku, Al-Qur’an, hadis, serta penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian data diolah melalui tahap editing, organizing, dan analyzing. Analisis data menggunakan metode deduktif dengan menghubungkan temuan lapangan mengenai praktik pijet walik dengan teori Maqāṣid al-sharī‘ah dan ‘Urf. Berdasarkan analisis Maqāṣid al-sharīʻah dan ‘Urf, tradisi pijet walik sebagai upaya KB tradisional memiliki tujuan untuk mengatur kelahiran dan membantu pemulihan tubuh setelah melahirkan. Namun, praktik tersebut berpotensi menimbulkan mudarat, seperti gangguan kesehatan dan risiko terhadap fungsi reproduksi apabila dilakukan dengan teknik yang salah. Pijet walik juga belum terbukti efektif sebagai metode KB tradisional karena masih harus disertai penggunaan KB medis. Oleh karena itu, tradisi pijet walik cenderung termasuk ‘urf fāsid karena bertentangan dengan prinsip ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-nasl dalam Maqāṣid al-sharīʻah. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat perlu menghindari praktik pijet walik yang dilakukan tanpa pengetahuan dan teknik yang tepat karena dapat membahayakan kesehatan ibu dan keturunan. Masyarakat juga diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih metode KB ini dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan jiwa sesuai prinsip Maqāṣid al-Sharīʻah. Selain itu, tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan penggunaan KB yang aman agar masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dampak tradisi pijet walik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Fadhilah, Alvin Nur alvinnurfadhilahh@gmail.com 05020122038
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Sa'adah, Mazro'atus mazroatus.saadah@uinsa.ac.id 2027087703
Uncontrolled Keywords: Tradisi pijet walik; maqāṣid al-sharīʻah
Subjects: Hukum Islam
Keluarga > Keluarga Berencana
Tradisi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Alvin Nur Alvin Nur
Date Deposited: 07 Aug 2026 07:20
Last Modified: 07 Aug 2026 07:20
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94291

Actions (login required)

View Item
View Item