Analisis cyberbullying berbasis sara pada instagram dan tiktok dalam perspektif etika sosial dan tanggung jawab sosial media

Ali, Hafidz Ali Mahfudz (2026) Analisis cyberbullying berbasis sara pada instagram dan tiktok dalam perspektif etika sosial dan tanggung jawab sosial media. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Hafidz Ali Mahfudz_07020220026.pdf] Text
Hafidz Ali Mahfudz_07020220026.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Hafidz Ali Mahfudz_07020220026_Full.pdf] Text
Hafidz Ali Mahfudz_07020220026_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 August 2029.

Download (5MB)

Abstract

Perkembangan media sosial sebagai ruang publik digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola interaksi masyarakat, termasuk munculnya fenomena cyberbullying berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA). Fenomena ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi merusak kohesi sosial dan memperdalam konflik antar kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk cyberbullying berbasis SARA di media sosial serta menganalisis penerapan nilai-nilai etika sosial dan tanggung jawab sosial media dalam upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi virtual serta dokumentasi digital. Data dianalisis menggunakan perspektif teori etika sosial Franz Magnis-Suseno dan teori tanggung jawab sosial media dari Siebert, Peterson, dan Schramm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying berbasis SARA di media sosial muncul dalam berbagai bentuk, seperti penghinaan verbal, pelabelan negatif, stereotipisasi, body shaming, victim blaming, serta serangan terhadap identitas agama dan kelompok tertentu. Fenomena ini dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, normalisasi ujaran kebencian, serta tingginya polarisasi sosial di ruang digital. Dari perspektif etika sosial, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap prinsip keadilan, solidaritas, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Sementara itu, dari perspektif tanggung jawab sosial media, fenomena ini menunjukkan belum optimalnya peran platform dalam mengelola konten dan menjaga ruang digital yang aman serta inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cyberbullying berbasis SARA merupakan permasalahan multidimensional yang memerlukan pendekatan komprehensif melalui penguatan nilai-nilai etika sosial, peningkatan literasi digital masyarakat, serta optimalisasi tanggung jawab sosial platform media. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara individu, institusi pendidikan, pemerintah, dan pengelola media sosial dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, adil, dan bermartabat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Ali, Hafidz Ali Mahfudz hafidzali1416@gmail.com 07020220026
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Afdillah, Muhammad m.afdillah@uinsby.ac.id 2021048202
Uncontrolled Keywords: Cyberbullying; SARA; etika sosial; tanggung jawab media; media sosial
Subjects: Komunikasi
Konflik sosial
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Studi Agama - Agama
Depositing User: Hafidz Ali Mahfudz
Date Deposited: 13 Aug 2026 02:36
Last Modified: 13 Aug 2026 02:36
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94473

Actions (login required)

View Item
View Item