Pengaruh tingkat pengangguran terbuka (TPT), upah minimum regional (UMR), dan jumlah angkatan kerja terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) di kabupaten Lamongan tahun 2002-2024

Fitri, Rizka Amelia (2026) Pengaruh tingkat pengangguran terbuka (TPT), upah minimum regional (UMR), dan jumlah angkatan kerja terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) di kabupaten Lamongan tahun 2002-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Rizka Amelia Fitri_08040122095.pdf] Text
Rizka Amelia Fitri_08040122095.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Rizka Amelia Fitri_08040122095_Full.pdf] Text
Rizka Amelia Fitri_08040122095_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.

Download (1MB)

Abstract

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk menggambarkan tingkat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu daerah. Perubahan nilai PDRB dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan ketenagakerjaan, di antaranya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Upah Minimum Regional (UMR), dan jumlah angkatan kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka mencerminkan besarnya tenaga kerja yang belum terserap dalam kegiatan ekonomi, sedangkan UMR berkaitan dengan tingkat kesejahteraan serta produktivitas tenaga kerja. Di sisi lain, jumlah kerja angkatan menunjukkan besarnya penduduk usia produktif yang berpotensi terlibat dalam proses produksi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Regional, dan angkatan kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Lamongan selama periode 2002–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder berbentuk time series periode 2002–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lamongan. Proses analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi EViews melalui uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R²). Selain itu, penelitian ini juga melakukan perbaikan model menggunakan metode Generalized Least Square (GLS) untuk mengatasi masalah heteroskedastisitas pada model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Tingkat Pengangguran Terbuka tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Lamongan periode 2002–2024. Sementara itu, variabel Upah Minimum Regional berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Selain itu, variabel angkatan kerja juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap PDRB Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan, Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Regional, dan angkatan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Lamongan tahun 2002–2024. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan penyerapan tenaga kerja melalui luasnya kesempatan kerja, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, serta penerapan kebijakan upah yang mampu mendukung produktivitas tenaga kerja. Selain itu, diperlukan kebijakan ekonomi yang dapat mendorong perkembangan sektor-sektor produktif sehingga peningkatan jumlah angkatan kerja mampu memberikan kontribusi yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Lamongan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Fitri, Rizka Amelia rizkameliafitri@gmail.com 08040122095
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Istiandari, Debby Nindya debby.nindya@uinsa.ac.id 0414129501
Uncontrolled Keywords: Tingkat pengangguran terbuka; upah minimum regional; angkatan kerja; produk domestik regional bruto
Subjects: Ekonomi
Mata Uang
Pengangguran
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Rizka Amelia Fitri
Date Deposited: 10 Aug 2026 05:52
Last Modified: 10 Aug 2026 05:52
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94717

Actions (login required)

View Item
View Item

Latest Additions