Afifah, Bilqiis Salma Zuna (2026) Kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lamongan tahun 2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Bilqiis Salma Zuna Afifah_10040122089 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2029.
Download (6MB)
Bilqiis Salma Zuna Afifah_10040122089.pdf
Download (6MB)
Abstract
Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam konteks kebijakan publik, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pembangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan proses perumusan kebijakan, prioritas pembangunan, serta arah kebijakan politik daerah yang tercermin dalam alokasi anggaran melalui APBD. Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga memiliki implikasi yang luas terhadap sektor ekonomi, sosial budaya, lingkungan, dan politik di tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara dengan pihak terkait. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang menekankan pada empat variabel utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, untuk melihat bagaimana kebijakan pembangunan infrastruktur dijalankan oleh pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lamongan tahun 2024 tidak semata-mata difokuskan pada penanganan jalan rusak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Dari aspek ekonomi, pembangunan jalan berkontribusi terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa, menurunkan biaya transportasi, serta mendukung perkembangan usaha masyarakat. Dari aspek sosial budaya, peningkatan kualitas jalan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, serta memperkuat interaksi sosial antarwilayah yang dapat mendukung pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Dari aspek lingkungan, pembangunan infrastruktur jalan berpengaruh terhadap perubahan tata ruang dan penggunaan lahan sehingga memerlukan pengelolaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, dari aspek politik, pembangunan jalan menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam merealisasikan janji pembangunan, meningkatkan legitimasi pemerintahan, serta menunjukkan prioritas kebijakan yang tercermin dalam distribusi anggaran daerah. Berdasarkan data lapangan, penentuan prioritas pembangunan jalan dilakukan melalui proses dialog antara pemerintah daerah, perangkat daerah, serta aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum perencanaan pembangunan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa implementasi kebijakan dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi antaraktor kebijakan, ketersediaan sumber daya anggaran dan teknis, komitmen pelaksana kebijakan, serta mekanisme birokrasi yang mengatur pelaksanaan pembangunan. Selain itu, kebijakan pembangunan infrastruktur juga mencerminkan adanya dimensi politik anggaran, di mana alokasi APBD menjadi instrumen pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan wilayah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan publik; implementasi kebijakan; pembangunan infrastruktur jalan | ||||||||
| Subjects: | Kebijakan Publik Politik |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||||
| Depositing User: | Bilqiis Salma Zuna Afifah | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 07:55 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 07:55 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95229 |
