Kamaliyah, Khairul (2026) Evaluasi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji: analisis disclosure index pada laporan tahunan BPKH periode 2020-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Khairul Kamaliyah_08020422050.pdf
Download (1MB)
Khairul Kamaliyah_08020422050_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 September 2029.
Download (1MB)
Abstract
Dana haji merupakan amanah umat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui berbagai instrumen investasi berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis tingkat pengungkapan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan investasi dana haji oleh BPKH berdasarkan Laporan Tahunan periode 2020-2024, serta mengidentifikasi tren pengungkapan dan butir yang paling sering tidak terpenuhi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain longitudinal. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap lima laporan tahunan BPKH yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan instrumen checklist Disclosure index skala tiga tingkat (0/1/2) berdasarkan indikator transparansi dan akuntabilitas Krina (2003) yang diadaptasi dari Julian (2023), dengan validitas isi yang ditelusuri pada UU No. 34/2014 dan PP No. 5/2018. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Disclosure index BPKH sebesar 88,33 persen, dengan transparansi 92,00 persen dan akuntabilitas 85,71 persen keduanya masuk kategori tinggi. Meskipun demikian, terdapat penurunan tajam pada tahun 2022 yang membentuk pola W-shaped selama periode pengamatan. Kesenjangan pengungkapan yang bersifat struktural dan persisten ditemukan pada tiga butir: A3 (kejelasan sasaran kebijakan investasi), T3 (mekanisme penanganan keluhan publik), dan A5 (distribusi manfaat kepada jemaah). Temuan ini mengindikasikan bahwa BPKH kuat dalam pengungkapan deskriptif-kuantitatif, namun masih lemah dalam komunikasi kebijakan yang bersifat kontekstual dan analitis. Dalam perspektif maqashid syariah, kelemahan pada butir A3 berimplikasi pada belum terpenuhinya prinsip shiddiq dan amanah secara utuh. BPKH disarankan memperkuat pengungkapan pada aspek kebijakan investasi, mekanisme pengaduan, dan distribusi manfaat secara lebih substantif. Penelitian lanjutan dapat menerapkan weighted Disclosure index dan mengombinasikan analisis dokumen dengan wawancara mendalam kepada pihak internal BPKH.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Disclosure index; transparansi; akuntabilitas; dana haji; BPKH; maqashid syariah | ||||||||
| Subjects: | Ekonomi Ekonomi Islam |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Khairul Kamaliyah | ||||||||
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 01:42 | ||||||||
| Last Modified: | 04 Sep 2026 01:42 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95777 |
