Nasrulloh, Lalu (2026) Konstruksi nilai luhur pendidikan Islam melalui pola komunikasi di Pondok Pesantren Syekh Zainuddin Anjani dan Darul Falah Pagutan NTB. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Lalu Nasrulloh_01050422032 full.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Lalu Nasrulloh_01050422032.pdf
Download (8MB)
Abstract
Di tengah arus globalisasi yang mengancam degradasi moral generasi muda, pesantren hadir sebagai institusi strategis dalam mewariskan nilai-nilai luhur pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan, pertama menganalisis secara mendalam proses konstruksi nilai luhur pendidikan Islam melalui pola komunikasi di pesantren. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan di Pondok Pesantren Syekh Zainuddin NW Anjani dan Darul Falah Mataram NTB. Kedua menganalisis secara kritis wujud nilai luhur pendidikan Islam hasil rekonstruksi melalui pola komunikasi di kedua pesantren tersebut. Subjek penelitian ini adalah tuan guru (kiai), ustaz, ustazah, santri, dan pengasuh asrama. Teridiri atas 12 informan di Pondok Pesantren Syekh Zainuddin NW Anjani dan 11 informan di Pondok Pesantren Darul Falah Mataram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Setelah itu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data digunakan teknik trianggulasi sumber dan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi nilai luhur pendidikan Islam di Pondok Pesantren Syekh Zainuddin NW Anjani berlangsung melalui lima pola komunikasi, yaitu dialogis, keteladanan, empatik, kesantunan berbahasa berbasis tradisi lokal Sasak, dan komunikasi setara antarsantri. Sementara di Pondok Pesantren Darul Falah Mataram, rekonstruksi nilai berlangsung melalui komunikasi dialogis, keteladanan dua arah, pemanfaatan ruang informal, pendekatan empatik dalam pembinaan, dan sistem kepercayaan yang mendorong kemandirian santri. Wujud nilai luhur hasil rekonstruksi di kedua pesantren tampak nyata dalam perubahan perilaku santri yang dapat diamati, dikonfirmasi, dan dirasakan secara langsung. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, keterbukaan, kasih sayang, kesabaran, dan kepedulian tidak lagi bersifat abstrak, melainkan telah menjadi karakter kolektif yang hidup, mengakar, dan terus diwariskan dari generasi ke generasi melalui komunikasi yang bermartabat.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Konstruksi; nilai luhur; Pendidikan Islam; pola komunikasi; pesantren | ||||||||||||
| Subjects: | Komunikasi Islam Pesantren Sosiologi Islam |
||||||||||||
| Divisions: | Program Doktor > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Lalu Nasrulloh | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 03:09 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 03:09 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95864 |
