M. Masrukhan, M. Masrukhan (2022) Kemandirian ekonomi kreatif: studi tentang value chain fesyen halal pada industri batik Pekalongan. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
M. Masrukhan_F53319044 OK.pdf
Download (4MB)
M. Masrukhan_F53319044 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 September 2029.
Download (4MB)
Abstract
Peningkatan kebutuhan, keinginan dan gaya hidup halal (halāl life style) masyarakat muslim didorong oleh meningkatanya kesadaran produk halal di antaranya adalah fesyen halal. Pekalongan merupakan salah satu daerah yang berpotensi menjadi pusat fesyen halal di Indonesia dan menempatkan batik Pekalongan sebagai industri fesyen halal. Penelitian ini mengungkap value chain fesyen halal industri batik Pekalongan dan menemukan model value chain fesyen halal dalam pengembangan kemandirian ekonomi kreatif pada industri batik Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara mendalam kepada pemilik sekligus pengusaha, pemangku kebijakan, pengurus asosiasi pengrajin batik, sedangkan data sekunder diperoleh dari publikasi resmi berupa buku, jurnal dan website. Temuan penelitian ini pertama, value chain fesyen halal dalam kemandirian ekonomi kreatif batik Pekalongan, yakni pada batik tradisional memanfaatkan ketersediaan bahan alami melingkupi bahan baku, oprasional produksi, dan kegiatan quality control. Mengingat proses produksi dilakukan sesuai dengan apa yang ada dalam ketentuan produk halal. Sedangkan batik cap atau printing belum memanfaatkan ketersedian bahan baku alami yang ramah terhadap lingkungan dan penguna. Kegiatan oprasional, produksi, dan kegiatan quality control mendukung penciptaan value chain fesyen halal secara utuh dan sempurna. Kedua, pengembngan ekonomi kreatif industri batik Pekalongan menjadi meodel kemandirian melihat besarnya potensi daya jual dan permintaan baik dari domestik atau lokal dengan adanya keberlangsungan dalam pengembangan, bahan baku, ekonomi dan culture sebagai fondasi fesyen halal batik Pekalongan. Potensi ini harus didukung oleh produk fesyen halal yang bisa diterima oleh konsumen tentunnya terjaganya ke halalan produk yang ditawarkan. sebagaimana dalam industri fesyen halal batik Pekalongan setiap elemen memilliki keterhubungan satu dengan yang lain seperti bahan baku, proses produksi, dan quality control. Dalam memproduksi sesuatu bukanlah sekedar untuk dikonsumsi sendiri atau dijual di pasar, tetapi lebih jauh menekankan bahwa setiap kegiatan produksi harus pula mewujudkan kemaslahatan, keberkahan dan profit serta fungsi sosial.
Implikasi teoretik dari penelitian ini adalah menemukan model value chain fesyen halal dalam kemandirian ekonomi kreatif. Terbentuknya pengendalian keseimbangan eksternal dan internal pada pengelolaan fesyen halal serta pengembangan pondasi value chain fesyen halal untuk mencapai kemaslahatan, keberkahan, dan keuntungan. Model ini penting untuk mempertimbangkan aspek budaya, spiritual yang berperan penting dalam fondasi nilai culture keeksistensian tidak hanya ditentukan dari faktor prodak melainkan dari aspek budaya yang dapat dipengaruhi oleh ekonomi, trend, kreatifitas dan spiritualitas tanpa meninggalkan nilai halal.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Value Chain; Fesyen Halal; Batik Peklaongan; Ekonomi Kreatif | ||||||||||||
| Subjects: | Ekonomi Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Program Doktor > Ekonomi Syariah | ||||||||||||
| Depositing User: | M. Masrukhan | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:38 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:38 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95936 |
