Pola pengasuhan dalam membentuk karakter santri anak-anak di Ma’had Al-Muqoddasah Li Tahfizhil Quran dan Pondok Tahfizh Al-Quran Karangmojo Ponorogo

Darojat, Umi Sarah Nafi'ah (2025) Pola pengasuhan dalam membentuk karakter santri anak-anak di Ma’had Al-Muqoddasah Li Tahfizhil Quran dan Pondok Tahfizh Al-Quran Karangmojo Ponorogo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Umi Sarah Nafi’ah Darojat_02040823026 OK.pdf] Text
Umi Sarah Nafi’ah Darojat_02040823026 OK.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Umi Sarah Nafi’ah Darojat_02040823026 Full.pdf] Text
Umi Sarah Nafi’ah Darojat_02040823026 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 October 2029.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pola pengasuhan pesantren dengan pendekatan sistemik yang diterapkan untuk membentuk karakter santri anak-anak usia enam hingga dua belas tahun. Latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya animo masyarakat terhadap lembaga pesantren khususnya dalam pengasuhan anak-anak serta urgensi penerapan pola pengasuhan yang ramah, seimbang antara kedisiplinan dan dukungan emosional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sistem pengasuhan, penerapan pola pengasuhan, dan relevansi pola pengasuhan yang diterapkan Ma’had Al-Muqoddasah Li Tahfizhil Quran dan Pondok Tahfizh Al-Quran Karangmojo Ponorogo dalam pembentukan karakter pada santri usia enam hingga dua belas tahun tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdesain studi multi situs di dua pondok tersebut. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teori utama yang digunakan yakni Teori Gaya Pengasuhan Diana Baumrind dan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengasuhan kedua pesantren terdiri dari tiga komponen yakni input, proses, dan output. Input terdiri dari santri, landasan, tujuan, dan sarana dalam pengasuhan. Proses meliputi struktur kepengasuhan, prosedur, program, kegiatan, regulasi, dan sanksi. Output berupa profil santri yang diharapkan berkarakter religius, disiplin, tertib, mandiri, tanggung jawab, toleransi, peduli sosial, jujur, amanah, beran, percaya diri, dan kreatif. Pola pengasuhan yang diterapkan Ma’had Al-Muqoddasah mengacu pada gaya “otoritatif-otoritarian struktural” sedangkan Pondok Karangmojo didominasi gaya “otoritatif-permisif relasional”. Relevansi pola pengasuhan kedua pondok dibagi menjadi persamaan dan perbedaan. Persamaannya yakni dalam penerapan gaya pengasuhan otoritatif serta penempatan ustadz ustadzah sebagai figur pengganti keluarga yang responsif, penerapan rutinitas harian yang konsisten, pembiasaan dan keteladanan, serta orientasi pada pembentukan karakter Qur’ani secara holistik. Perbedaannya secara signifikan dalam struktur kepengasuhan Ma’had Al-Muqoddasah yang lebih hierarkis, formal, dan berdasarkan regulasi tertulis dan dhamir serta kontrol yang terstruktur sedangkan Pondok Karangmojo mengedepankan kekeluargaan yang fleksibel, dialogis, dan menekankan interaksi lebih dekat. Perbedaan ini tercermin dalam penerapan regulasi, bentuk relasi pengasuh-santri, integrasi program dan kegiatan, hingga pemanfaatan sarana pendukung.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Name Email NIM
Darojat, Umi Sarah Nafi'ah sarahnafiah92@gmail.com 02040823026
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Asrohah, Hanun -- 2010046801
Thesis advisor Abitolkha, Amir Maliki -- 2008117102
Uncontrolled Keywords: Pengasuhan; Karakter Santri; Pondok Pesantren; Usia 6-12 Tahun
Subjects: Akhlak
Anak
Pesantren
Santri
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Umi Darojat
Date Deposited: 14 Oct 2026 07:21
Last Modified: 14 Oct 2026 07:21
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/96063

Actions (login required)

View Item
View Item