Proses berpikir siswa SMP dalam pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif di SMPN 1 Sekaran Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Veriyanti, Novi Eka (2012) Proses berpikir siswa SMP dalam pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif di SMPN 1 Sekaran Lamongan. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 6.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

proses berpikir adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh siswa dengan melibatkan aktivitas mental dalam menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan pemecahan masalah. Sedangkan gaya kognitif adalah karakteristik individu dalam penggunaan fungsi kognitif (berpikir, mengingat, memecahkan masalah, membuat keputusan, mengorganisasi, dan memproses informasi dan seterusnya) yang bersifat konsisten dan berlangsung lama. Gaya kognitif mempunyai potensi yang besar bilamana dimanfaatkan dalam upaya meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Gaya kognitif dibedakan menjadi dua yaitu Field Independent (FI) dan gaya kognitif Field Dependent (FD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan tetang proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi pokok volume kubus dan balok.
Metode pengumulan data yang dilakukan adalah dengan cara tes GEFT, tes tulis dan wawancara. Data hasil tes tulis dianalisis berdasarkan karakteristik tipe proses berpikir. Berdasarkan gaya kognitifnya siswa dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok Field Independent dan kelompok Field Dependent, yang kemudian diambil 3 siswa dari kelompok Field Independent, dan 3 siswa dari kelompok Field Dependent untuk diberi soal tes proses berpikir dan kemudian diwawancara.
Dari hasil analisis data diperoleh untuk siswa dari kelompok Fied Independent dalam memecahkan masalah matematika berkategori tak sama yaitu siswa kelompok Field Independent dalam memecahkan masalah matematika cenderung proses berpikirnya tipe konseptual, sedangkan siswa kelompok Field Dependent dalam memecahkan masalah matematika lebih cenderung kearah proses berpikir komputasional. Mengingat pentingnya proses berpikir dalam memecahkan masalah matematika, hendaknya guru berusaha meningkatkan kemampuan proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika, dengan menambahkan frekuensi pemberian soal yang berkaitan dengan pemecahan masalah dalam kegiatan belajar mengajar, untuk melatih proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing : A. Saepul Hamdani
Creators:
CreatorsEmailNIM
Veriyanti, Novi Eka--UNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Strategi Belajar Mengajar
Pendidikan > Pembelajaran
Keywords: Proses Berpikir; Gaya Kognitif; Pemecahan Masalah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 07 Dec 2012
Last Modified: 25 Jan 2018 03:50
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/10143

Actions (login required)

View Item View Item