This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Arifin, Nurul (2025) Praktik jual beli tiket kapal di Pelabuhan Gresik perspektif hukum ekonomi islam dan undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Nurul Arifin_05040222160 OK.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Nurul Arifin_05040222160 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 31 December 2028. Download (3MB) |
Abstract
Skripsi ini disusun berdasarkan penelitian lapangan yang mengkaji praktik jual beli tiket kapal dengan sistem calo di Pelabuhan Gresik dalam perspektif Hukum Ekonomi Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini memfokuskan pembahasan pada dua rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana praktik jual beli tiket kapal di Pelabuhan Gresik, dan; 2) Bagaimana analisis praktik jual beli tiket kapal di Pelabuhan Gresik perspektif Hukum Ekonomi Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan melalui studi lapangan yang berlokasi di Pelabuhan Gresik. Proses perolehan data dilakukan dengan memanfaatkan tiga teknik utama, yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dihimpun kemudian dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji bagaimana ketentuan Hukum Ekonomi Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen diimplementasikan, dipahami, dan dijalankan dalam praktik jual beli tiket kapal melalui calo di Pelabuhan Gresik.
Penelitian ini menemukan bahwa praktik tersebut terjadi karena sebagian calo ingin mengambil keuntungan secara wajar pada kondisi hari biasa. Akan tetapi, seringkali sebagian calo memanfaatkan kondisi penumpang ramai untuk menaikkan harga secara tidak wajar, sehingga praktik ini tidak sesuai dengan prinsip akad samsarah, karena mengabaikan nilai keadilan, transparansi, dan kerelaan (taradhi). Dari sudut pandang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, sebagian calo juga tidak memenuhi kewajiban pelaku usaha terkait pemberian informasi yang benar dan transparan sebagaimana diatur dalam Pasal 7 huruf (b) dan (c) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Setelah memaparkan hasil penelitian, peneliti juga memberikan beberapa rekomendasi. 1) Calon penumpang lebih mengutamakan pembelian tiket melalui aplikasi resmi serta bersikap selektif ketika terpaksa bertransaksi dengan calo, 2) Para calo juga diharapkan menjalankan peran perantara secara wajar tanpa mengambil keuntungan berlebihan atau melakukan pembelian tiket secara borongan, dan; 3) Pihak manajemen kapal dan otoritas pelabuhan perlu memperkuat pengawasan terhadap sistem pembelian tiket berbasis aplikasi, terutama pada masa tingginya permintaan, melalui regulasi yang lebih ketat dan verifikasi identitas penumpang untuk mencegah penyalahgunaan serta meminimalkan praktik percaloan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Ekonomi Islam Hukum Islam > Jual Beli > Jual Beli Hukum > Hukum Perdata Islam |
||||||||
| Keywords: | Jual Beli; Jual beli kapal | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Mahasiswa Nurul Arifin Arifin | ||||||||
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 05:04 | ||||||||
| Last Modified: | 31 Dec 2025 05:04 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
