Tinjauan kriminologi dan hukum pidana islam terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya: studi kasus Polrestabes Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kamil, Muhammad Fadhlan (2023) Tinjauan kriminologi dan hukum pidana islam terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya: studi kasus Polrestabes Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Fadhlan Kamil_C03219025_OK.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pencurian kabel telekomunikasi milik PT. KAI di Surabaya mungkin dipandang sepele. Jika dilihat dari dampak yang akan terjadi dari pencurian itu tidak dapat dipandang sebelah mata, karena dampaknya akan mengakibatkan kecelakaan antara kereta api dengan pengendara roda empat maupun pengendara roda dua. Selain itu pelaku pencurian kabel tersebut bukan pertama kalinya, pelaku merupakan residivis kasus serupa. Dengan begitu skripsi ini mencakup dua rumusan masalah yaitu, bagaimana tinjauan kriminologi terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya dan bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan studi lapangan menggunakan metode interviu. Bahan hukum yang diambil dari buku, artikel jurnal, skripsi dan undang-undang digunakan untuk menganalisis data primer. Analisis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pola pikir deduktif. Berdasarkan tinjauan hasil penelitian ini bahwa : pertama, Pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya dalam tinjauan kriminologi disebabkan oleh; (1) memiliki niat, (2) membutuhkan uang, (3) terbiasa melakukan kejahatan tersebut, (4) tidak jera, (5) kondisi benda, dan (6) situasi yang mendukung. Kedua, Pelaku residivis tindak pidana pencurian kabel PT. KAI di Surabaya dalam kriminologi dalam kajian hukum pidana Islam dsebabkan oleh; (1) faktor intern, manusia tidak dapat mempertahankan fitrahnya, (2) faktro ekstern, seperti harta, tahta, dan lingkungan pergaulan yang tidak baik. Dapat dilihat dalam dalil Al-Qur’an surah al-A’raf ayat 58: Dan tanah yang baik, tanaman-tanaman tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur”. Menyarankan peningkatan kualitas pembinaan narapidana dilembaga pemasyarakatan, penegak hukum terkhusus hakim agar memberikan pemberatan hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku, agar pihak kepolisian Polsek Wonocolo melakukan patroli atau pengamanan sekitar wilayah kecamatan wonocolo pada waktu rawan seperti waktu sholat jum’at. Terakhir menyarankan PT. KAI untuk memperbaiki kabel telekomunikasi agar tidak terlalu menjolor ke jalan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kamil, Muhammad Fadhlanfadhlankamil2@gmail.comC03219025
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMubarok, Nafi'nafi.mubarok@gmail.com2014047401
Subjects: Hukum > Hukum Pidana
Hukum > Hukum Pidana Islam
Kriminologi
Keywords: Pencuri; pencurian kabel PT KAI; Kereta Api
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Muhammad Fadhlan Kamil
Date Deposited: 15 Jun 2023 01:40
Last Modified: 15 Jun 2023 01:40
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/62968

Actions (login required)

View Item View Item