Pandangan majelis tarjih dan tajdid pimpinan daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap peluang perbedaan hasil hisab kriteria wujudul hilal kalender Hijriah Global Tunggal dan Neo Mabims

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

A'yun, Qurrota (2026) Pandangan majelis tarjih dan tajdid pimpinan daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap peluang perbedaan hasil hisab kriteria wujudul hilal kalender Hijriah Global Tunggal dan Neo Mabims. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Qurrota A'yun_08020421080 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2029.

Download (5MB)
[img] Text
Qurrota A'yun_08020421080.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi berjudul Pandangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan Terhadap Peluang Perbedaan Hasil Hisab Kriteria wujudul hilal, Kalender Hijriah Global Tunggal dan Neo Mabims. Dalam penentuan awal bulan hijriah di Indonesia sering terjadinya perbedaan hal ini disebabkan karena adanya perbedaan metode dan kriteria adalam penentuan awal bulan hijriah. Skripsi ini ditulis guna menjawab pertanyaan Bagaimana Pemahaman Majelis Tarjih Dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap kriteria wujudul hilal, kalender hijriah global tunggal dan Neo MABIMS? Bagaimana Pandangan Majelis Tarjih Dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap peluang perbedaan hasil hisab kriteria wujudul hilal, kalender hijriah global tunggal dan Neo MABIMS? Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan anggota divisi falak hisab dan dokumentasi hasil hisab kriteria KHGT yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah, maklumat penentuan awal bulan tahun 1445 H dan putusan hasil muktamar menggenai usulan KHGT. Selanjutnya data tersebut diolah dan dianalisis untuk menggali pemahaman Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Lamongan menggenai kriteria awal bulan hijriah serta pandangan mengenai perbedaan hasil hisab. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan: pertama, Pemahaman Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap kriteria Wujudul hilal, Kalender Hijriah Global Tunggal, dan Neo MABIMS dapat disimpulakan dan dijelaskan dengan baik dalam memahami dasar dasar penentuan awal bulan serta dapat menjelaskan menggenai syarat-syarat dalam kriteria tersebut. Kedua, Pandangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan terhadap peluang perbedaan hasil hisab kriteria Wujudul hilal, Kalender Hijriah Global Tunggal, dan Neo MABIMS secara konsisten mengikuti keputusan resmi persyarikatan. Muhammadiyah pada tahun 1446 H berpegang pada kriteria KHGT sebagai acuan utama, sesuai dengan kebijakan Muhammadiyah. Penulis menyarankan untuk MTT PDM Lamongan mengkaji lebih mendalam tentang perbedaan awal bulan hijriah antara kriteria KHGT dan Neo-MABIMS. MTT juga perlu memperkuat sosialisasi kepada masyarakat terkait peluang perbedaan dalam penentuan awal bulan hijriah. Selain itu MTT PDM Lamongan perlu menjalin kerja sama dengan ahli ilmu falak, seperti divisi falak PP Muhammadiyah atau lembaga Falak organisasi Islam lainnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
A'yun, Qurrotaayunnn23@gmail.com05020621033
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSolikin, Agusagussolikin2@gmail.com0716088604
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hisab dan Rukyah
Muhammadiyah
Hijriah -- Kalender
Keywords: Majelis tarjih; tajdid; pimpinan Muhammadiyah; hasil hisab; kalender Hijriah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Qurrota A'yun
Date Deposited: 09 Feb 2026 07:33
Last Modified: 09 Feb 2026 07:33
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/75070

Actions (login required)

View Item View Item