Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pepaya, mengkudu, singkong, dan rumput mutiara terhadap hitung total dan jenis leukosit pada mencit hiperglikemia

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Amaliyah, Nasywa Sayyida (2025) Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pepaya, mengkudu, singkong, dan rumput mutiara terhadap hitung total dan jenis leukosit pada mencit hiperglikemia. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nasywa Sayyida Amaliyah_H9010122015 OK.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Nasywa Sayyida Amaliyah_H9010122015 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2029.

Download (4MB)

Abstract

Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan kadar glukosa darah yang berperan dalam patogenesis diabetes mellitus dan dapat mengganggu sistem imun, termasuk jumlah total dan jenis leukosit. Oleh karena itu, diperlukan senyawa aktif berbahan alami yang berpotensi menstabilkan respon imun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.), mengkudu (Morinda citrifolia L.), singkong (Manihot esculenta Crantz), dan rumput mutiara (Hedyotis corymbosa Linn.) terhadap kadar glukosa darah serta profil leukosit pada mencit hiperglikemia. Aloksan diinduksikan pada mencit dengan tujuan merusak sel beta pankreas, sehingga mencit mengalami kondisi hiperglikemia. Setelah induksi aloksan, mencit diberi ekstrak daun pepaya, mengkudu, singkong, dan rumput mutiara selama 14 hari. Pengamatan leukosit dilakukan melalui sampel darah yang diambil secara intracardiac. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya mampu
menurunkan kadar glukosa darah dengan persentase paling tinggi sebesar 33%, serta menurunkan rata-rata jumlah total leukosit sebesar 5.190 sel/mm³ hingga mendekati kelompok kontrol. Didukung dengan hasil uji fitokimia yang
memperlihatkan bahwa ekstrak daun pepaya mengandung senyawa metabolit sekunder yang cukup kompleks, sehingga aktivitas antioksidan mampu memodulasi leukosit. Pada hitung jenis leukosit, kelompok ekstrak menunjukkan penurunan rata-rata jumlah sel basofil, eusinofil, monosit, dan neutrofil, yang
berkaitan dengan jalur mieloid serta berperan sebagai respon inflamasi. Sementara, rata-rata jumlah sel limfosit justru mengalami peningkatan, yang menunjukkan berkurangnya stres oksidatif dan inflamasi akibat hiperglikemia.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Amaliyah, Nasywa Sayyidanasywaamaliyah@gmail.com09010122015
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorPurnamasari, Risarisauinsby@gmail.com--
Thesis advisorHadi, Mochammad Irfanm_i_h@uinsa.ad.id0824048601
Subjects: Biologi
Keywords: Antioksidan; Ekstrak Daun; Hiperglikemia; Leukosit; Metabolit Sekunder
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Nasywa Nasywa Amaliyah Amaliyah
Date Deposited: 10 Jan 2026 14:26
Last Modified: 10 Jan 2026 14:26
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85552

Actions (login required)

View Item View Item