Uji akurasi sistem deteksi hilal otomatis menggunakan YOLOV5

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nasrulloh, Muhammad Kholid (2025) Uji akurasi sistem deteksi hilal otomatis menggunakan YOLOV5. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Kholid Nasrulloh_05010622011 Full.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Kholid Nasrulloh_05010622011 OK.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Fenomena hilal memiliki peranan penting dalam penentuan awal bulan Hijriah. Namun, keterlihatan hilal sering kali menjadi tantangan tersendiri karena pengaruh faktor atmosfer, intensitas cahaya bulan yang sangat rendah, dan kondisi langit saat senja yang kerap tidak ideal untuk pengamatan. Pengamatan secara konvensional dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop digital sering menimbulkan perbedaan hasil dan membutuhkan waktu lama dalam proses verifikasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merumuskan dua fokus utama, yaitu: bagaimana rancangan sistem deteksi hilal otomatis berbasis citra digital menggunakan framework YOLOv5, dan bagaimana sistem tersebut dapat berfungsi sebagai pendukung dalam proses pengamatan hilal secara modern tanpa menggantikan peran saksi pengamat. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan eksperimen komputasional. Dataset citra hilal diperoleh melalui platform Roboflow, yang digunakan untuk melakukan data treatment berupa pelabelan, augmentasi, dan normalisasi agar citra sesuai dengan format masukan model YOLOv5. Model dikembangkan dengan memanfaatkan kerangka kerja PyTorch dan diintegrasikan ke dalam antarmuka web berbasis Streamlit. Sistem ini dirancang agar mampu mengenali bentuk hilal tipis secara otomatis dari citra atau video hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi hilal otomatis berbasis YOLOv5 dapat membantu proses identifikasi citra hilal secara cepat dan objektif, khususnya pada kondisi pencahayaan rendah. Meskipun demikian, sistem ini bukanlah pengganti proses rukyat, melainkan hanya berperan sebagai alat bantu pendukung analisis visual bagi para ahli falak dan pengamat hilal. Penetapan awal bulan Hijriah tetap harus didasarkan pada kesaksian manusia yang menyaksikan hilal secara langsung dengan mata telanjang, sesuai dengan prinsip syariat Islam dan kaidah observasi falak yang dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan temuan ini, sistem deteksi hilal otomatis dapat menjadi sarana pendukung observasi modern untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas pengolahan data citra hilal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas variasi dataset dan mengintegrasikan sistem dengan sensor teleskop digital secara realtime, guna memperkuat fungsi pendukungnya dalam proses rukyat di berbagai wilayah Indonesia.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nasrulloh, Muhammad Kholidkholidnacunk@gmail.com05010622011
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSopwan, Novisopwan@uinsby.ac.id2021118402
Subjects: Komputer
Teknologi
Tahun Hijriah
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: framework YOLOv5; Hilal; awal bulan hijriah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Muhammad Kholid Nasrulloh
Date Deposited: 10 Jan 2026 14:02
Last Modified: 10 Jan 2026 14:02
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85756

Actions (login required)

View Item View Item