This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Choerunnisa, Alivia (2026) Risk-based banking soundness assessment: analisis tingkat kesehatan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia dengan metode RGEC. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Alivia Choerunnisa_08010422002 ok.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Alivia Choerunnisa_08010422002 full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia menunjukkan dinamika yang berbeda meskipun keduanya sama-sama menerapkan sistem pengawasan berbasis risiko. Perbedaan tingkat kematangan regulasi, kualitas tata kelola, serta efektivitas pengawasan diduga memengaruhi tingkat kesehatan dan kinerja perbankan syariah di masing-masing negara. Penelitian ini berjudul “Risk-Based Banking Soundness Assessment: Analisis Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah di Indonesia dan Malaysia dengan Metode RGEC”, yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia berdasarkan metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital (RGEC), membandingkan tingkat kesehatan perbankan syariah antara kedua negara serta menguji pengaruh komponen RGEC terhadap pertumbuhan total aset perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, komparatif, dan Asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan kuartalan periode 2020–2024. Sampel penelitian terdiri atas empat bank syariah, yaitu Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia sebagai perwakilan Indonesia, serta Bank Islam Malaysia Berhad dan Maybank Islamic Berhad sebagai perwakilan Malaysia. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif RGEC, regresi data panel untuk menguji pengaruh parsial dan simultan komponen RGEC terhadap pertumbuhan aset, serta uji beda untuk menganalisis perbedaan tingkat kesehatan perbankan syariah antara Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia berada dalam kategori sehat berdasarkan metode RGEC. Ditemukan perbedaan tingkat kesehatan perbankan syariah antara Indonesia dan Malaysia, khususnya pada aspek Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital, serta secara simultan, komponen RGEC berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah di kedua negara. Namun demikian, secara parsial terdapat perbedaan pengaruh masing-masing komponen RGEC terhadap pertumbuhan aset, Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa perbedaan tingkat kesehatan perbankan syariah antara Indonesia dan Malaysia lebih dipengaruhi oleh aspek tata kelola, efisiensi operasional, dan permodalan dibandingkan risiko dan profitabilitas. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar regulator dan manajemen perbankan syariah di Indonesia memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga kecukupan modal guna mendorong pertumbuhan aset yang berkelanjutan dan memperkuat stabilitas sistem perbankan syariah.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Bank dan Perbankan Ekonomi Islam |
||||||||
| Keywords: | Perbankan syariah | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Alivia Choerunnisa | ||||||||
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:26 | ||||||||
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:26 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
