This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Saputri, Devita Dwi (2026) Future time orientation:studi fenomenologi pada individu dewasa pasca kegagalan relasi. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Devita Dwi Saputri_11030122122 ok.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Devita Dwi Saputri_11030122122 full.pdf Restricted to Repository staff only until 6 January 2029. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran Future Time Orientation pada individu dewasa yang mengalami kegagalan relasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta triangulasi sumber sebagai teknik validasi data. Subjek penelitian berjumlah tiga orang dewasa, terdiri dari laki-laki dan perempuan, yang mengalami dampak psikologis berupa depresi mayor, gangguan kecemasan, insomnia, dan panic disorder pasca kegagalan relasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak psikologis pasca kegagalan relasi membentuk cara subjek memaknai masa depan relasi secara lebih reflektif, hati-hati, dan selektif. Ketiga subjek tetap memiliki orientasi relasi jangka panjang yang diarahkan pada tujuan pernikahan, dengan penekanan pada kesiapan diri sebelum membangun komitmen. Future Time Orientation dimaknai sebagai proses persiapan diri menuju pernikahan yang mencakup kesiapan psikologis, emosional, dan personal. Selain itu, subjek menunjukkan peningkatan kesadaran serta pengetahuan keagamaan sebagai landasan dalam membangun orientasi pernikahan dan relasi jangka panjang yang lebih matang dan bermakna. Perbedaan antar subjek terlihat pada pemaknaan komitmen jangka panjang, tingkat keterlibatan dalam relasi, serta kesiapan berinvestasi secara emosional, yang dipengaruhi oleh proses pemulihan psikologis masing-masing. Penelitian ini juga menemukan bahwa Future Time Orientation dipengaruhi oleh faktor individu berdasarkan Öner, meliputi kepuasan relasi, keinginan mengakhiri relasi, selektivitas pasangan, kehati-hatian, kecemburuan, komitmen, dan perbedaan gender. Selain itu, terdapat faktor internal dan eksternal yang memengaruhi orientasi masa depan relasi, yaitu refleksi diri, orientasi pernikahan, kesiapan personal, pemulihan emosional, dukungan keluarga, nilai religius, pengalaman relasional, tekanan kehidupan, dan lingkungan sosial.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Psikologi Psikologi Sosial |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Devita Dwi Saputri | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 05:02 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Mar 2026 05:02 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86727 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
