Kegagalan calon Legislatif Perempuan Muhammadiyah Jawa Timur dalam Pemilu 2024

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Huda, Muhammad Tanwirul (2026) Kegagalan calon Legislatif Perempuan Muhammadiyah Jawa Timur dalam Pemilu 2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Tanwirul Huda_07020421013 OK.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Muhammad Tanwirul Huda_07020421013 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 May 2029.

Download (4MB)

Abstract

Keterlibatan perempuan dalam politik elektoral di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, namun angka keterpilihan mereka masih jauh dari harapan. Salah satu kelompok yang mengalami hal tersebut adalah kader perempuan Muhammadiyah di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam sejauh mana caleg perempuan Muhammadiyah ini memoobilisasi dukungan untuk kontestasi dan apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan calon legislatif perempuan Muhammadiyah dalam Pemilu 2024. Meskipun caleg ini mempunyai irisan dengan organisasi sosial-keagamaan yang memiliki jaringan luas dan struktur kaderisasi yang mapan, ternyata hanya satu dari empat calon legislatif perempuan Muhammadiyah yang berhasil memperoleh kursi di DPRD Jawa Timur pada pemilu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun Teori Pemasaran Politik Lanjutan sebagai pisau analisis utama dalam penelitian ini, dan teori modal sebagai teori penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilisasi dukungan politik bagi calon legislatif perempuan Muhammadiyah di Jawa Timur berlangsung melalui kombinasi strategi jaringan formal dan non-formal, tatap muka langsung, serta penggunaan media kampanye, yang saling melengkapi dalam memperluas jangkauan dukungan dan membangun legitimasi. Jaringan formal menyediakan akses awal, pendampingan strategis, dan legitimasi institusional, sedangkan jaringan non-formal menekankan kedekatan sosial dan kepentingan kolektif perempuan di tingkat akar rumput. Strategi tatap muka memungkinkan pengumpulan data pemilih dan pembangunan hubungan jangka panjang, sedangkan media kampanye berfungsi sebagai alat pendukung untuk memperkuat pesan politik meski efektivitasnya dibatasi oleh modal ekonomi dan literasi digital. Penelitian juga menunjukkan bahwa kegagalan caleg perempuan Muhammadiyah dalam Pemilu 2024 dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi, lemahnya konsolidasi organisasi, faktor personal seperti kurangnya ketokohan dan personal branding, serta kendala struktural berupa jaringan politik formal yang lemah dan minimnya mobilisasi partai, sehingga modal sosial dan simbolik tidak berhasil diubah menjadi dukungan elektoral yang solid.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Huda, Muhammad Tanwirultanwirulhuda15@gmail.com07020421013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSuwarko, Andiandisuwarko@uinsa.ac.id2010117401
Subjects: Gender
Politik > Politik Islam
Keywords: Caleg Perempuan; Muhammadiyah; Modal; Pemasaran Politik Lanjutan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Politik Islam
Depositing User: Muhammad Tanwirul Huda
Date Deposited: 25 May 2026 02:12
Last Modified: 25 May 2026 02:12
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87884

Actions (login required)

View Item View Item