This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Aprilia, Arista (2026) Formulasi dan uji antibakteri sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun pegagan (centella asiatica l.) terhadap pertumbuhan bakteri propionibacterium acnes secara in vitro. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Arista Aprilia_09040122047.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Arista Aprilia_09040122047_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 9 May 2029. Download (6MB) |
Abstract
Jerawat (acne vulgaris) merupakan permasalahan kulit yang umum terjadi, terutama pada remaja, dengan salah satu penyebab utamanya adalah bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif antibakteri berbahan alami. Daun pegagan (Centella asiatica L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan masker gel peel-off berbahan aktif ekstrak etanol daun pegagan serta menguji karakteristik fisik dan aktivitas antibakterinya terhadap Propionibacterium acnes secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi uji fitokimia kualitatif, pengujian karakteristik fisik selama penyimpanan 30 hari, serta uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap Propionibacterium acnes. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pegagan mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan triterpenoid. Hasil uji karakteristik fisik sediaan masker gel peel-off menunjukkan bahwa pada seluruh parameter, yaitu homogenitas, pH, daya sebar, dan waktu mengering tetap stabil selama penyimpanan 30 hari. Hasil uji statistik karakteristik fisik hari ke-1 menunjukkan bahwa pada parameter pH terdapat perbedaan signifikan antara formula F1–F4 terhadap F5–F7, serta perbedaan signifikan antar F5, F6, dan F7. Pada daya sebar, hampir seluruh formula menunjukkan perbedaan signifikan, terutama F2 dan F5 yang berbeda nyata dengan seluruh formula lainnya. Sementara itu, pada waktu mengering, perbedaan signifikan ditemukan pada sebagian besar pasangan formula, F4 dan F5 menunjukkan perbedaan paling dominan dibandingkan formula lainnya (p < 0,05). Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar zona hambat yang terbentuk, dengan zona hambat terkecil sebesar 12,22 mm pada konsentrasi 4% hingga 19,95 mm pada konsentrasi 10% yang termasuk kategori kuat.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Biologi Kesehatan Kesehatan |
||||||||||||
| Keywords: | Masker gel peel-doff; antibkteri; ekstrak daun pegagan; propionibacterium acnes | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Arista Aprilia | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:13 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:13 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
