Promosi produk cacat di era media sosial dalam prespektif hadith: kajian ma’ani al- hadith dalam kitab Sunan Ibnu Majah no indeks 2246 dengan teori hermeneutika Gadamer

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Tansania, Rita (2026) Promosi produk cacat di era media sosial dalam prespektif hadith: kajian ma’ani al- hadith dalam kitab Sunan Ibnu Majah no indeks 2246 dengan teori hermeneutika Gadamer. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Rita Tansania_07040522089 .pdf

Download (1MB)
[img] Text
Rita Tansania_07040522089_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 April 2029.

Download (1MB)

Abstract

Maraknya praktik promosi produk cacat di era media sosial menjadi fenomena yang banyak dijumpai dalam masyarakat kontemporer. Praktik ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi dan kepercayaan konsumen, tetapi juga memunculkan perdebatan mengenai status hukumnya dalam perspektif ajaran Islam. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji kembali hadith Nabi dalam Kitab Sunan Ibnu Mājah nomor indeks 2246 yang membahas larangan menyembunyikan cacat barang dalam transaksi jual beli. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna hadith tersebut serta relevansinya terhadap praktik promosi produk cacat di media sosial dengan menggunakan pendekatan ma’ani al-hadith dan dianalisis melalui teori hermeneutika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, menjadikan Sunan Ibnu Mājah sebagai sumber primer yang didukung oleh berbagai literatur sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, serta kajian hadis tematik. Fokus penelitian meliputi analisis kualitas dan validitas hadith, pemaknaan kandungan hadis, serta kontekstualisasinya dengan praktik promosi produk cacat di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadith Sunan Ibnu Mājah nomor indeks 2246 berkualitas H{asan lidhatihi sehingga dapat dijadikan hujjah dalam hukum muamalah. Kandungan hadith menegaskan kewajiban transparansi dan kejujuran dalam jual beli serta larangan menyembunyikan cacat barang. Analisis hermeneutika menunjukkan bahwa nilai-nilai hadith tersebut tetap relevan dalam konteks media sosial, di mana promosi produk cacat tanpa penjelasan yang jujur menciptakan praktik transaksi yang tidak adil dan bertentangan dengan prinsip etika bisnis Islam sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad saw.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Tansania, Ritaniatansa062@gmail.com07040522089
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFaruq, UmarUmarfaruquinsby.ac.id2005076201
Subjects: Jual Beli
Promosi
Hadis
Keywords: Produk Cacat; Ibnu Mājah; ma‘ani al-hadith; media sosial; hermeneutika
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Rita Tansania
Date Deposited: 10 Apr 2026 01:01
Last Modified: 10 Apr 2026 01:02
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89835

Actions (login required)

View Item View Item