This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Elvira, Farah (2026) Fenomena sandwich generation pada perempuan pencari nafkah utama dalam perspektif role strain theory dan maqaaṣid al-sharii‘ah: studi di Desa Beji Kabupaten Pasuruan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Farah Elvira_05010122007 OK.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Farah Elvira_05010122007 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 4 May 2029. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena sandwich generation yang semakin menguat, terutama ketika perempuan harus menanggung tanggung jawab ekonomi terhadap dua generasi sekaligus, yakni anak dan orang tua. Kondisi ini menempatkan perempuan pada posisi yang rentan terhadap tekanan peran karena harus menjalankan berbagai peran. Berdasarkan persoalan tersebut, penelitian ini merumuskan tiga masalah utama, yaitu bagaimana fenomena sandwich generation pada perempuan pencari nafkah utama, bagaimana perspektif role strain theory terhadap fenomena sandwich generation pada perempuan pencari nafkah utama, serta bagaimana perspektif maqāṣid al-sharī‘ah terhadap fenomena sandwich generation pada perempuan pencari nafkah utama. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan perempuan pencari nafkah utama yang berada dalam kondisi sandwich generation, serta kerabat yang memahami dinamika kehidupan mereka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Adapun kerangka teori yang digunakan adalah role strain theory dari William J. Goode dan konsep maqāṣid al-sharī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena sandwich generation pada perempuan pencari nafkah utama di Desa Beji Kabupaten Pasuruan dipengaruhi oleh faktor struktural, seperti kondisi ekonomi dan kedekatan dengan kawasan industri, serta faktor kultural-religius berupa nilai birr al-wālidayn. Dalam perspektif role strain theory, ketiga informan mengalami ketegangan peran yang didominasi oleh role overload, serta sebagian mengalami role conflict dan role contagion. Sementara dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, praktik tersebut telah mencerminkan prinsip ḥifẓ al-dīn, ḥifẓ al-‘aql, ḥifẓ al-nasl, dan ḥifẓ al-māl, namun belum sepenuhnya memenuhi ḥifẓ al-nafs karena adanya tekanan fisik dan psikologis akibat beban ganda. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti menyarankan kepada perempuan pencari nafkah utama untuk mengelola peran secara seimbang serta membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. Kepada pihak keluarga yang berada dalam kondisi sandwich generation perlu memperhatikan pembagian peran yang lebih adil dan proporsional guna mengurangi tekanan peran pada perempuan, serta kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian dengan perspektif yang lebih luas agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Wanita Orang tua dan Anak |
||||||||
| Keywords: | pencari nafkah; perempuan; keluarga; sandwich generation | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | FARAH ELVIRA | ||||||||
| Date Deposited: | 04 May 2026 05:02 | ||||||||
| Last Modified: | 04 May 2026 05:02 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
