Model islamic green livelihood framework (IGLF) dalam transformasi industri batik tradisional Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hamid, Ahmad Munir (2026) Model islamic green livelihood framework (IGLF) dalam transformasi industri batik tradisional Lamongan. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ahmad Munir Hamid_01040223008 OK.pdf

Download (11MB)
[img] Text
Ahmad Munir Hamid_01040223008 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 May 2029.

Download (11MB)

Abstract

Industri batik tradisional Lamongan berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus pelestari budaya, namun menghadapi tantangan keterbatasan modal, penggunaan teknologi yang belum ramah lingkungan, dan pencemaran limbah kimia. Kondisi ini memunculkan dilema antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Di sisi lain, nilai maqāṣid al-sharī‘ah dan filantropi Islam melalui zakat, infak, serta sedekah menawarkan peluang transformasi menuju industri batik berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dan explanatory untuk memahami makna sosial, nilai budaya, serta praktik ekonomi pengrajin dalam proses transformasi menuju industri hijau berbasis nilai Islam. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif–interpretatif melalui reduksi, kategorisasi tematik, dan triangulasi sumber guna menjelaskan proses serta alasan perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi menuju green economy berlangsung melalui sinergi inovasi lokal, kebijakan pemerintah, dan penguatan filantropi Islam. Penggunaan pewarna alami, pembangunan IPAL komunal, pelatihan clean production, serta zakat produktif memperkuat modal sosialekologis masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini merumuskan Islamic Green Livelihood Framework (IGLF) dengan mengintegrasikan Sustainable Livelihoods Framework (SLF), Donut Economy, Rostow’s Stages of Growth, dan maqāṣid alsharī‘ah. Model ini menegaskan bahwa modernisasi industri batik merupakan transformasi multidimensi berbasis etika religius, sosial, dan ekologis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hamid, Ahmad Munirhamtik1@gmail.com01040223008
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHadi, Abd.--2018115501
Thesis advisorFitrianto, Achmad Roomar.fitrianto@uinsby.ac.id2027067701
Subjects: Dagang
Ekonomi Islam
Keywords: Green Economy; Filantropi Islam; Maqāṣid al-Sharī‘ah; Industri Batik Lamongan; Islamic Green Livelihood Framework (IGLF).
Divisions: Program Doktor > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ahmad Munir Hamid
Date Deposited: 04 May 2026 03:30
Last Modified: 04 May 2026 03:30
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90642

Actions (login required)

View Item View Item