Implikasi hukum terhadap penyelesaian tindak pidana secara restorative justice: studi komparatif sebelum dan sesudah berlakunya undang-undang nomor 20 tahun 2025

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sadewa, Muhammad Ibra Fabian (2026) Implikasi hukum terhadap penyelesaian tindak pidana secara restorative justice: studi komparatif sebelum dan sesudah berlakunya undang-undang nomor 20 tahun 2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Ibra Fabian Sadewa_05020722056 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Ibra Fabian Sadewa_05020722056 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Sistem peradilan pidana di Indonesia sebelumnya masih berorientasi pada pendekatan retributif yang menitikberatkan pada penghukuman pelaku, sementara kepentingan korban belum sepenuhnya mendapatkan perhatian yang proporsional. Dalam perkembangannya, muncul pendekatan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana yang menekankan pada pemulihan kerugian korban dan harmonisasi hubungan sosial. Sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, pengaturan restorative justice belum diakomodasi secara eksplisit dalam hukum acara pidana, melainkan tersebar dalam berbagai regulasi sektoral seperti peraturan kepolisian, kejaksaan, dan Mahkamah Agung. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan terkait legitimasi yuridis, kepastian hukum, serta penerapan asas ne bis in idem. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hukum penyelesaian tindak pidana melalui restorative justice sebelum dan sesudah berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, serta bagaimana implikasi hukum dari penyelesaian perkara melalui mekanisme tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, seperti peraturan kepolisian, kejaksaan, Mahkamah Agung, serta ketentuan dalam KUHP dan KUHAP, dan bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, doktrin, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan metode deduktif, yaitu menarik kesimpulan dari norma hukum yang bersifat umum ke dalam penerapannya terhadap permasalahan yang dikaji .Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan restorative justice dalam sistem peradilan pidana Indonesia telah diatur dalam berbagai regulasi pada setiap tahapan proses peradilan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga pengadilan. Namun demikian, masih terdapat disharmoni norma, khususnya terkait syarat penerapan antara lembaga penegak hukum, yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Selain itu, penyelesaian perkara melalui restorative justice tidak menghasilkan putusan pemidanaan, sehingga tidak menimbulkan status sebagai terpidana maupun residivis dalam arti hukum pidana formal. Penguatan melalui mekanisme penetapan pengadilan dalam KUHAP terbaru memberikan legitimasi yuridis terhadap kaitan dengan asas ne bis in idem, tetapi belum sepenuhnya memenuhi unsur residivisme karena tidak berbentuk pemidanaan pokok. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar dilakukan harmonisasi pengaturan restorative justice antar lembaga penegak hukum guna menjamin kepastian hukum dan konsistensi penerapannya. Selain itu, diperlukan pengaturan yang lebih tegas mengenai kedudukan hukum hasil penyelesaian restorative justice, khususnya terkait kekuatan hukum penetapan pengadilan dan kaitannya dengan asas ne bis in idem. Aparat penegak hukum juga perlu menerapkan restorative justice secara selektif dan proporsional agar tidak disalahgunakan, serta tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pemulihan, keadilan, dan kepastian hukum dalam sistem peradilan pidana

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sadewa, Muhammad Ibra Fabianmuhammadibra222@gmail.com05020722056
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRosyadi, Imronimrosyad@uinsa.ac.id2010036901
Subjects: Hukum > Hukum Pidana
Hukum
Keywords: restorative justice;
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Publik Islam
Depositing User: Muhammad Ibra Fabian Sadewa
Date Deposited: 04 Jun 2026 01:14
Last Modified: 04 Jun 2026 01:14
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90909

Actions (login required)

View Item View Item